Kekecewaan Pelatih PSMS Medan
Pelatih PSMS Medan Peter Butler (paling kanan). (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Malang: PSMS Medan menelan pil pahit usai dikalahkan Arema FC pada pekan ke-28 Liga 1 2018. Tim tamu menyerah dengan kedudukan akhir 5-0.

Pelatih PSMS Medan Peter Butler mengaku Arema bermain bagus dan lebih agresif. Bahkan, dia mengaku PSMS bermain sangat buruk.

"Saya mengucapkan selamat untuk Arema. Pertandingan ini seperti tim divisi satu lawan tim divisi tiga. Tim saya tidak cukup bagus, tidak cukup kuat," kata Peter saat jumpa pers usai laga.


Pelatih asal Inggris ini menyebut skuatnya memiliki catatan bagus saat bertandang ke markas lawan dalam empat pertandingan terakhir. Yakni satu kali kemenangan dan tiga kali seri.

Ayam Kinantan mampu mencuri poin saat bertandang ke markas Persija Jakarta (0-0), Perseru Serui (1-1), Barito Putera (3-3) dan bahkan mampu menang saat bertandang ke markas Sriwijaya FC (0-3).

Baca: PSMS Dibekap Arema, Gusti Sandria: Kami Malu


"Empat pertandingan luar kita seri tiga kali dan menang satu kali lawan Sriwijaya. Mungkin semua orang pikir kita bisa lolos degredasi. Tapi melihat performa kita hari ini jujur itu tidak bisa," sambung Peter.

Di sisi lain, Peter ini segera mengevaluasi timnya. Sebab, banyak yang harus dibenahi untuk dapat bertahan di Liga 1.

"Kita jujur butuh waktu untuk membuat para pemain kami menjadi lebih kuat dan berpengalaman. Saya minta maaf," pungkasnya.

Dengan hasil ini, PSMS semakin terpuruk di posisi juru kunci klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Sedangkan, Arema naik ke peringkat kedelapan dengan raihan 38 poin.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Pernyataan Indra Sjafri setelah Timnas U-19 Kalah Atas Jepang



(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id