Chief Execitive Officer (CEO) PT Putra Sleman Sembada (PSS), Fatih Chabanto. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Chief Execitive Officer (CEO) PT Putra Sleman Sembada (PSS), Fatih Chabanto. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Lisensi Klub Profesional Jadi Target CEO Anyar PSS Sleman

Bola liga 1 indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 26 September 2019 22:47
Sleman: Chief Execitive Officer (CEO) PT Putra Sleman Sembada (PSS), Fatih Chabanto menargetkan klubnya bisa bertahan di Liga 1 musim ini. Ia melihat perjalanan PSS sejauh ini tidak cukup jelek.
 
"PSS berada di papan tengah. Harus kita pertahankan. Secara prestasi, PSS cukup bagus. Sebagai tim promosi pernah jadi papan atas, peringkat empat," kata Fahmi ditemui di sebuah rumah makan di Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Kamis, 26 September 2019.
 
PSS diharapkan bisa lebih konsisten penampilannya untuk memenuhi target tahun ini. Setelah memenuhi target ini, Fahmi secara bertahap melanjutkan pondasi yang telah dipersiapkan CEO pendahulunya, Viola Kurniawati, agar PSS memiliki lisensi klub.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Ia mencontohnya bagaimana Bhayangkara FC yang menjadi juara Liga 1 musim 2017 namun tak bisa berkompetisi di level Asia atau Piala AFC. Ia melihat lisensi itu sangat penting untuk Super Elang Jawa, julukan PSS.
 
"Kita ingin juga PSS bisa bermain di level Asia. Bukan hanya prestasi, harus ada sarana, prasarana, yang kita sebut lisensi klub. Itu kita pikirkan juga sekarang," ujarnya.
 
Sejumlah persyaratan menjadi klub profesional memang sudah dimiliki PSS. Misalnya, memiliki stadion tetap sebagai kandang, meskipun meminjam pemerintah setempat. Menurut Fahmi, beberapa pembenahan yang masih perlu dilakukan yakni dalam konteks keamanan sebelum, saat, maupun setelah pertandingan.
 
"Contohnya gampang, keramik (lantai) di stadion mulai pecah. Suporter bisa saja melemparnya (saat pertandingan)," kata dia.
 
Ia meyakini dengan pendekatan yang baik serta dukungan besar dari publik Sleman akan menjadi modal pengelola. Fahmi memperkirakan beberapa tahun ke depan rencana itu bisa terealisasi.
 
"Mungkin dua sampai empat tahun ke depan lisensi klub di Asia bisa didapat. Di Internal profesionalisme juga harus dibenahi," ujarnya.
 
Ia menambahkan, tim akademi PSS juga perlu ditingkatkan. Terlebih, PSS sudah menyertakan tim juniornya mengikuti Elit Pro Akademi kompetisi Liga 1.
 
"Tahun depan kita coba tingkatkan kembali akademi yang profesional. Sehingga kebutuhan pemain bisa kita garap (pemain di akademi) menjadi pemain profesional," kata dia.
 
Video: PBSI Umumkan Pebulu Tangkis Indonesia Untuk SEA Games 2019
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif