Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Olivera (tengah), dan pemain Kalteng Putra, Dendi Agustan (kiri) (Medcom.id/Mustaqim)
Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Olivera (tengah), dan pemain Kalteng Putra, Dendi Agustan (kiri) (Medcom.id/Mustaqim)

Tekanan Suporter PSS Akan Jadi Motivasi Pemain Kalteng Putra

Bola liga indonesia
Ahmad Mustaqim • 06 Juli 2019 23:41

Kalteng Putra terpaksa menggunakan markas calon lawan mereka, PSS Sleman, akibat Stadion Tuah Pahoe direnovasi.


Sleman: Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Olivera minta para pemainnya tak gentar menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Minggu, 7 Juli 2019. Meski Kalteng Putra bertindak sebagai tuan rumah, mereka dipastikan melakoni laga kandang rasa tandang.
 
Kalteng terpaksa menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai alternatif kandang dengan berbagai kondisi. Selain Stadion Tuah Pahoe, kandang asli mereka masih direnovasi, izin pertandingan di Stadion Sultan Agung Bantul, yang juga kandang alternatif Kalteng, tak diberikan izin kepolisian. Artinya, ribuan suporter PSS dipastikan yang akan mendominasi dukungan dibanding suporter Kalteng Putra.
 
Bagi Gomes, situasi ini tak jadi masalah. Ia meminta anak asuhnya menjadi dukungan suporter manapun untuk menjadi motivasi bermain di lapangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Harapan kita suporter kasih motivasi untuk pemain dengan adanya tekanan. Mereka harus bertanggung jawab, semua pemain," ujar Gomes dalam konferensi pers di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu, 6 Juli 2019.
 
Kalteng sebagai tuan rumah, kata Gomes, harus bisa menghadapi tekanan ribuan suporter Super Elang Jawa. Menurut dia, hanya dengan cara itu timnya bisa merebut kemenangan pada laga nanti.
 
"Kita sebagai tuan rumah harus berani untuk bisa memenangkan pertandingan besok. Dengan suporter atau tanpa suporter, kita harus maksimal untuk dapat tiga poin," ujarnya.
 
Di satu sisi, pemain Kalteng kerap sulit mengontrol emosi saat di lapangan. Dalam beberapa laga kandang terakhir, banyak pemain mereka terkena kartu kuning. Bahkan saat menjamu Bali United ada 10 kartu kuning yang dikeluarkan wasit; lima untuk Kalteng dan sisanya Bali United.
 
Gomes mengatakan emosi yang pemain tunjukkan karena tak ingin timnya kalah. Ia berpesan agar para pemain bisa menghindari membuat kesalahan tak perlu sehingga bisa merugikan tim.
 
"Saya juga sudah bicara dengan pemain. Kalau perlu jangan bikin pelanggara yang berbahaya. Tapi semangat untuk merebut bola dari lawan kita harus tetap fight. Tidak boleh merugikan dirinya dan tim," ucap Gomes.
 
Pemain Kalteng, Dendi Agustan Maulana mengatakan dirinya dan pemain lain siap 100 persen untuk laga melawan PSS. "Kita harus siap dan fit untuk pertandingan besok. Kita harus siap dengan tekanan apapun," jelasnya.
 
Video: Presiden Barcelona: Saya Sudah Tahu Klub Baru De Ligt
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif