Perwakilan pemain sepak bola Malang Raya menyerahkan langsung bantuan kepada tenaga medis di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. (Foto: istimewa)
Perwakilan pemain sepak bola Malang Raya menyerahkan langsung bantuan kepada tenaga medis di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. (Foto: istimewa)

Wabah Virus Korona

Para Pesepak Bola Belum Berhenti Perangi Covid-19

Bola liga 1 indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 21 Mei 2020 16:51
Malang: Dukungan nyata diberikan sejumlah pesepak bola dari Malang Raya guna memerangi pandemi virus korona. Setelah sukses menggalang dana lewat lelang jersey, tiga pemain Dokjreng FC menyerahkan langsung bantuan kepada tenaga medis di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
 
Tiga pemain tersebut antara lain Yanuar Tri Firmanda, Jayus Hariono dan Eddy Gunawan. Mereka menyerahkan 70 alat pelindung diri (APD), 4 kardus susu dan 2 kardus snack kepada Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Benediktus Setyo Untoro.
 
Selain menyerahkan bantuan, para pemain ini juga menyempatkan diri untuk memberikan semangat kepada tenaga medis yang tengah bertugas. Sebab, kontribusi tenaga medis menjadi hal paling penting dalam menghadapi pandemi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Bantuan kami mungkin tidak banyak, tapi semoga berarti untuk tenaga medis. Mereka butuh dukungan agar tetap semangat menjalani tugas,” kata Kordinator Dokjreng FC Yanuar Tri Firmanda, Kamis (21/5/2020).
 
Pengalaman ini tentu sangat berkesan bagi pemain karena bisa memberikan semangat secara langsung. Apalagi menyaksikan perjuangan tenaga medis saat menggunakan APD selama berjam-jam. Tentu sungguh luar biasa perjuangan mereka untuk bekerja dan merawat pasien.
 
"Mereka berjam-jam menggunakan APD, itu mungkin sedikit melelahkan. Tapi mereka tetap semangat dan berdedikasi, perjuangan ini yang harus dihargai,” terangnya.
 
Selain APD, Dokjreng FC juga memberi bantuan berupa susu dan makanan ringan karena tenaga medis tidak bisa makan dan minum seenaknya. Mereka harus mendapatkan suntikan gizi agar tetap sehat.
 
”Kami hanya bisa sedikit membantu, semoga tenaga medis tetap semangat. Jangan menyerah dengan keadaan sekarang,” ungkapnya.
 
Sementara itu, pemain Arema FC, Jayus Hariono mengajak agar seluruh masyarakat Malang Raya tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
"Jangan hanya menuruti ego untuk berkurumun bahkan memadatai pusat perbelanjaan. Tolong hargai perjuangan tenaga medis dan tim lain yang beradad di garda terdepan. Sekarang yang penting kesadaran masyarakat, jangan egois. Kalau ada tambahan pasien nanti sia-sia kerja petugas yang di lapangan,” ajaknya.
 
Hal yang sama juga diserukan Eddy Gunawan. Dirinya berharap agar pandemi ini segera berakhir dan semua kembali normal. Masyarakat diimbau harus sadar akan kesehatannya dan tidak berbuat seenaknya sendiri.
 
”Sekarang masyarakat yang harus berperan. Jangan seenaknya sendiri, karena akan sangat berisiko,” tutup Eddy
 

 

 

(KAH)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif