NEWSTICKER
Media Officer Arema FC, Sudarmaji. (Foto: Daviq/medcom.id)
Media Officer Arema FC, Sudarmaji. (Foto: Daviq/medcom.id)

Arema Minta Kepastian Nasib Liga 1 Indonesia 2020

Bola Virus Korona liga 1 indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 22 Maret 2020 08:16
Malang: Arema FC mendesak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk segera memberi keputusan terkait kelanjutan Liga Indonesia 1 Indonesia 2020. Sebab, seluruh peserta kompetisi dianggapnya belum mendapat kepastian.
 
"Perkembangan covid-19 di Indonesia berdampak juga kepada aktifitas semua klub yang bermain di Liga 1. Sampai hari ini, klub belum mendapatkan keputusan tegas seperti apa kelanjutan dari Liga 1, baik dari federasi maupun operator," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.
 
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Sumantri bersama seluruh manajer klub Liga 1 dan Liga 2 menggelar Rapat Luar Biasa di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin 16 Maret 2020. Hasil rapat tersebut memutuskan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan ditunda selama dua pekan karena pandemi virus korona.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Meski begitu, Sudarmaji menilai PSSI dan PT LIB seharusnya segera mengambil keputusan tegas untuk langkah selanjutnya. Sebab, penundaan ini berdampak pada banyak hal, termasuk terkait hak dan kewajiban klub kepada pemain dan pelatih.
 
"Apakah masuk status force majour, semua pertandingan tertunda atau seperti apa, ini harus segera diputuskan. Keterlanjutan kompetisi seperti apa. Bila situasi tetap seperti ini belum ada yang bisa dilakukan klub. Sampai hari ini klub masih dalam kesimpangsiuran. Karena itu secepatnya harus bisa diputuskan," tegasnya.
 
Sudarmaji menambahkan, PSSI dan PT LIB seharusnya bisa meniru federasi dan operator di negara-negara lain yang telah memberikan keputusan tegas dan lugas. Sehingga klub bisa segera berdiskusi dengan pemain dan pelatih.
 
"Federasi harus bisa memproteksi pemain dan klub, agar kita tidak salah melangkah. Kita tidak ingin permasalahan force majour ini menjadi berbelok menjadi sengketa, antara pemain dan klub," pungkasnya.

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif