Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Gomes Kecewa Kalteng Putra Kembali Dikalahkan Bola Mati

Bola sepak bola liga 1 indonesia
Ahmad Mustaqim • 03 Juli 2019 22:17
Palatih Kalteng Putra Gomes de Olivera kesal kekalahan timnya lagi-lagi dialami lewat bola mati. Sebelumnya, kontra Bali United (26 Juni), Kalteng kebobolan dua gol lewatset piece tim lawan.
 
Bantul:
Kalteng Putra kembali harus menerima hasil minor usai dikalahkan 0-1 oleh Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu malam, 3 Juli 2019.
 
Satu-satunya gol di laga bertajuk Derbi Kalimantan ini dicetak pemain Borneo FC Lerby Eliandry, lewat tendangan penalti pada akhir babak pertama.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera mengaku kesal dengan kondisi ini. Apalagi, kekalahan itu lagi-lagi dialami lewat bola mati. Sebagai informasi, di laga sebelumnya kontra Bali United (26 Juni), Kalteng harus kebobolan dua gol lewat set piece tendangan pojok dan free kick.
 
"Sekali lagi kita kebobolan dari bola mati. Pertandingan berikutnya harus kita benahi," kata Gomes selepas pertandingan.
 
Baca juga: PSS Sleman Jadi Korban Pertama Persija di Liga 1
 
Kekalahan itu memperpanjang hasil buruk laga kandang Kalteng Putra. Sebab, di dua laga kandang sebelumnya mereka juga tak pernah menang, yakni kalah 0-1 dari Perseru Badak Lampung FC dan imbang 2-2 kontra Bali United.
 
Gomes mengatakan tak bisa menurunkan penuh skuat terbaiknya. Ada banyak pemain Kalteng Putra yang absen karena masalah kebugaran.
 
Setidaknya ada sekitar tujuh pemain yang absen. Alhasil, Gomes harus menurunkan pemain yang biasanya berada di bangku cadangan, semacam Maldini Pali. Meski begitu, ia menganggap timnya sudah bekerja dengan baik.
 
"Pemain sudah kompak dan sudah melakukan segala hal yang bisa dilakukan. Sudah mencoba semaksimal mungkin. (Kehilangan tujuh pemain) berpengaruh cukup besar," katanya.
 
Baca juga: Persib Bandung Fokus Benahi Pola Transisi
 
Pertandingan tersebut terbilang berjalan cukup keras. Setidaknya, sang pengadil mengeluarkan 10 kartu kuning, masing-masing lima untuk setiap kesebelasan.
 
"Saya pikir (banyak kartu dikeluarkan wasit) bagus. Wasit malah bisa mengontrol pertandingan," ucapnya.
 
Pemain Kalteng Dadang Apridianto, mengatakan kecewa atas kekalahan atas rival satu pulau itu. Kendati begitu, ia mengakui semua pemain sudah tampil maksimal.
 
"Kami cukup lemah dalam antisipasi bola mati. Kelemahan ini harus segera kita perbaiki dan harus tampil lebih fight ke depan," ujar Dadang.
 
Video: Ziyech Tolak Pindah ke Sevilla

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif