Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali (MI/Ramdani)
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali (MI/Ramdani)

Kiat Menpora Tingkatkan Kualitas Sepak Bola

Bola liga indonesia
Gregorius Gelino • 24 Oktober 2019 07:00
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terpilih, Zainudin Amali, membeberkan kiat-kiat dalam meningkatkan kualitas sepak bola dalam negeri. Ia mengaku akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait soal program yang telah dijalankan untuk menjaga kesinambungan.
 
"Saya akan berkoordinasi dengan teman-teman yang ada di Kemenpora. Saya akan me-review kira-kira seperti apa yang sudah dilakukan, regulasi, program, dan lain sebagainya," kata Zainudin di acara Primetime News Metro TV pada Rabu, 23 Oktober, malam.
 
Politikus partai Golkar berharap seluruh pihak untuk bersabar karena mengatasi polemik sepak bola dalam negeri, termasuk mafia sepak bola, bukan perkara mudah. Ia berjanji untuk bekerja segera setelah berdiskusi dengan semua pihak terkait.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Tidak kalah penting saya akan berbicara dengan stakeholder. Kalau bicara sepak bola tentu bicara dengan masyarakat sepak bola kita, dengan organisasinya, bahkan kalau perlu bicara dengan klub-klub dan suporter," urai Zainudin.
 
"Pemerintah tidak bisa memutuskan apa yang diinginkan sebelum mendengar apa yang terjadi dan yang diinginkan masyarakat sepak bola. Termasuk berbagai hal yang menghambat lajunya sepak bola kita," jelasnya.
 
Mantan anggota DPR RI itu juga berjanji untuk membenahi sektor pengembangan usia dini. Ia mengaku heran lantaran timnas junior mampu mendulang berbagai prestasi, namun menurun ketika masuk ke timnas senior.
 
"Sangat ironi di usia-usia dini prestasi kita cukup lumayan. Tapi begitu masuk usia senior, masuk tim senior, bahkan bersaing dengan negara-negara di Asia Tenggara, kita selalu ketinggalan. Nah, pertanyaannya ada apa? Itu tugas saya untuk mencari jawaban," paparnya.
 
"Majunya sepak bola itu salah satunya ditentukan oleh kompetisi. Seberapa besar frekuensi kompetisi di negara itu. Nah itu juga akan saya lihat, sudah cocok kah, sudah cukup kah kompetisi di negara kita, dan bukan hanya senior, tapi mulai dari usia dini," tuturnya.
 
Video: Persela Lamongan Tundukkan Persebaya Surabaya
 

 

(GRG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif