PSSI Minta Publik Bersabar Terkait Nasib Luis Milla

Kautsar Halim 14 September 2018 22:45 WIB
timnas indonesia
PSSI Minta Publik Bersabar Terkait Nasib Luis Milla
Ratu Tisha Destria Sekjen PSSI (Medcom.id / Kautsar Halim)
Jakarta: Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyampaikan perkembangan upaya pihaknya untuk merekrut kembali Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia. Karena belum ada surat balasan dari agen Milla, publik sepak bola Tanah Air ia minta untuk bersabar.

"Sampai saat ini belum ada balasan (dari agen Luis Milla). Jadi, saya mohon publik untuk bersabar. Jika ada perkembangan pasti sesegera mungkin dikabarkan. Tidak ada yang disembunyikan dari kami, kami transparan untuk segala hal," kata Tisha saat ditemui wartawan seusai drawing putaran regional Liga 3 di Hotel Novotel, Jakarta, Jumat 14 September 2018.

Surat permintaan untuk merekrut Milla sudah dikirimkan setelah Rapat Exco pada akhir Agustus lalu. Dalam rapat tersebut, kontrak Milla yang sebelumnya dinyatakan habis seusai Asian Games 2018 diputuskan bakal diperpanjang hingga setahun.


Kendati demikian, Tisha melanjutkan, pihaknya juga tidak bisa selamanya menunggu respons dari agen Milla karena timnas Indonesia sedang ditunggu agenda Piala AFF 2018. Atas dasar itu, kepastian nasib Milla dikatakannya pasti selesai lewat rapat Exco yang bakal bergulir sebelum 20 September mendatang.

"Tidak perlu diingatkan. Kami tahu posisinya juga bakal ada friendly match pada 10 Oktober. Jadi, sebelum itu kami juga harus punya pelatih resmi yang bakal menjadi nakhoda di Piala AFF," tegas Tisha.

Terkait situasi itu, Tisha juga menjelaskan bahwa PSSI juga siap mencari pelatih pengganti apabila agen Milla tak kunjung merespons hingga rapat Exco. Kendati demikian, bukan berarti PSSI tidak ingin merekrut kembali Milla.

"Kami masih ingin Luis Milla yang melatih Indonesia karena itu amanah dari rapat Exco. Tapi, bila keinginan itu tidak bersambut, saya akan rapatkan kembali ke Exco dan kita menunggu hasilnya," tutup Tisha.

Sementara ini, PSSI menugaskan Bima Sakti untuk menjadi pelatih sementara timnas Indonesia. Sayangnya, ia tidak bisa hadir ketika Indonesia menaklukkan Mauritius karena mendapat sanksi dari AFC akibat memprotes terlalu keras di kubu Uni Arab Emirat di babak 16 besar Asian Games 2018.

Video: Preview Tottenham vs Liverpool: Momentum Jegal Tren Positif Klopp
 



metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id