Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Ditaklukkan PSIS, Tugas Berat Menanti PSS

Bola liga indonesia liga 1 indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 18 Juli 2019 06:32
Sleman: Tim pelatih PSS Sleman harus bekerja lebih keras agar bisa menjaga kestabilan performa pemain dan tim menghadapi jadwal padat di bulan Juli. PSS dalam waktu tiga hingga empat hari harus menjalani pertandingan, baik kandang maupun tandang.
 
Sejak menjalani laga pada Juli, PSS belum menemukan konsistensi permainan. Dari empat laga yang dilakoni, mereka mengemas dua kemenangan dan dua kali kalah. Dua kemenangan itu didapat saat melawan Kalteng Putra dan Persebaya Surabaya. Lalu, dua hasil kekalahan diderita dari Persija Jakarta dan PSIS Semarang.
 
Kekalahan atas PSIS dengan skor 1-3 terasa semakin pahit karena didapat di hadapan pendukung sendiri, yakni di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu 17 Juli.

Baca: United Tuai Kemenangan Besar di Laga Kedua Pramusim


"Yang pasti (kekalahan atas PSIS) karena kebugaran pemain. Ini yang saya analisis di situ, karena kita lihat duel satu lawan satunya kalah," kata pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro usai lawan melawan PSIS di Stadion Maguwoharjo, Rabu (17/7/2019).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Ia melihat pergerakan para pemainnya juga sudah lambat. Ia akan mengevaluasi situasi itu untuk sisa jadwal padat yang masih harus timnya jalani.
 
Usai lawan PSIS ini, PSS memiliki jeda waktu empat hari istirahat. Setelahnya, mereka dijadwalkan laga tandang melawan Bali United (22 Juli), menjamu Barito Putera di kandang (29 Juli), dan laga tunda tandang melawan Madura United (31 Juli).
 
"Pada Juli (pertandingan) cukup padat, mudah-mudahan mungkin sedikit ada perubahan program. Harapannya ke depan lebih baik," kata dia.

Baca: Banyak Peminat, Pochettino Mengaku Susah Pertahankan Eriksen


PSS juga harus segera memulihkan kekuatan dengan berharap sejumlah pilarnya yang cedera bisa pulih. Palang pintu Alfonso de La Cruz yang cedera dalam beberapa laga terakhir sangat dibutuhkan tenaganya.
 
Lalu, ada Dave Mustaine yang juga absen pada laga melawan PSIS sehingga mengurangi determinasi permainan PSS. Seto juga menyatakan harus bisa menjaga kebugaran para legiun asing, semacam Brian Federico Ferreira dan Guelherme Felipe de Castro 'Batata' sebagai pengatur serangan.
 
"Ini evaluasi buat saya secara pribadi bagaimana mengatur dengan jadwal yang padat untuk menjaga kebugaran. Saya melihatnya semua, Brian, Batata juga nggak tampil bagus. Hampir semua lini kita nggak tampil bagus," ujarnya.
 

Video: Resmi: Griezmann Berseragam FC Barcelona
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif