Ketua Komite Ad Hoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh (Medcom.id/Rendy Renuki H)
Ketua Komite Ad Hoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh (Medcom.id/Rendy Renuki H)

Satgas Harus Jeli Pilah Pelanggaran Pengaturan Skor

Bola Pengaturan Skor Sepak Bola
Rendy Renuki H • 16 Februari 2019 22:53
Jakarta: Komite Ad Hoc Integritas PSSI meminta Satgas Antimafia Bola harus jeli memilah pelanggaran skandal pengaturan skor. Sehingga penentuan yurisdiksi kasus tersebut tidak tumpang tindih.
 
Contohnya pada penetapan status tersangka Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Kamis 14 Februari. Ketua Komite Ad Hoc Integritas, Ahmar Riyadh, mengatakan Satgas harus jeli memilah pelanggarannya.
 
"Jika berkaitan dengan pidana, tentu akan berlanjut sesuai proses hukum. Namun jika tergolong pelanggaran statuta, sebaiknya PSSI mendapat informasi agar ditindak lanjuti sesuai sanksi atau hukuman menurut statuta," kata Ahmad dalam keterangan resmi, Sabtu 16 Februari.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Komite Integritas tetap menyikapi secara positif. Semua proses hukum tersebut merupakan upaya untuk menjawab dan menjernihkan persoalan di tubuh PSSI, berkaitan dengan isu pengaturan skor dan manipulasi pertandingan," sambungnya.
 
Ia juga mengatakan semua pihak termasuk penyidik agar tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Karena proses hukum masih berlangsung dalam semua kasus di PSSI.
 
Komite Ad Hoc berharap Joko Driyono memberikan keterangan dengan benar dalam dugaan pengaturan skor. Agar memperjelas siapa saja pihak terkait yang melakukan pelanggaran status dan di luar statuta.
 
"Penjelasan Plt Ketua Umum PSSI akan memperjelas keterlibatan pihak-pihak yang terkait pelanggaran statuta maupun yang melanggar di luar statuta. Sehingga akan memperjelas informasi kepada masyarakat," ujar Ahmad.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi