NEWSTICKER
Tim Persigo Semeru (PS) Hizbul Wathan saat menggelar seleksi pemain, persiapan untuk Liga 2 Maret mendatang. (ISTIMEWA)
Tim Persigo Semeru (PS) Hizbul Wathan saat menggelar seleksi pemain, persiapan untuk Liga 2 Maret mendatang. (ISTIMEWA)

Liga 2 Indonesia

PS Hizbul Wathan Seleksi Pemain untuk Liga 2 Indonesia

Bola sepak bola liga 2 indonesia
Amaluddin • 29 Februari 2020 06:03
PS Hizbul Wathan masuk ke Liga 2 tahun ini, setelah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengakuisisi Persigo Semeru FC.
 
Surabaya: Kompetisi Liga 2 2020 akan digelar Maret, atau setelah Liga I 2020 dimulai lebih dulu. Namun, Persigo Semeru (PS) Hizbul Wathan, tim promosi Liga 2, mulai mempersiapkan diri dengan menggelar seleksi pemain berkualitas.
 
"Ada 200 lebih pemain mengikuti tes seleksi, dan yang sudah terpilih ada sekitar 70 pemain yang berhak ke tahapan berikutnya," kata CEO PS Hizbul Wathan Dhimam Abror Djuraid, saat dikonfirmasi, Jumat 28 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Kata Abror, pihaknya akan memilih pemain berkualitas sesuai kebutuhan timnya. Selanjutnya mereka akan dipilih langsung oleh Pelatih PS Hizbul Wathan Yusuf Ekodono.
 
"Saat ini tim pelatih mencari pemain yang benar-benar memiliki kualitas untuk siap bertarung di Liga 2. Kami optimistis PS Hizbul Wathan mampu bersaing dengan tim lainnya," katanya.
 
Menurut Abror, PS Hizbul Wathan masuk ke Liga 2 tahun ini, setelah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengakuisisi Persigo Semeru FC. Sesuai kesepakatan pada 25 Februari 2020 dan ditindaklanjuti pada 26 Februari 2020, Hisbhul Wathan didaftarkan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Klub Hisbhul Wathan berjuluk "Laskar Matahari".
 
"Bahkan manajemen telah menunjuk Hanafing sebagai direktur teknik, Yusuf Ekodono sebagai pelatih, yang dibantu sejumlah asisten pelatih. Nantinya, tim akan berkandang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo," ujar Abror.
 
Sementara, Wakil Ketua PWM Jatim Nadjib Hamid, menambahkan, bahwa Muhammadiyah memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola Indonesia. Pihaknya ingin kembali menghidupkan, semata-mata untuk berdakwah melalui lapangan hijau.
 
"Bahkan, kader Muhammadiyah menjadi pelopor lahirnya PSSI, seperti Soeratin yang sampai sekarang namanya masih digunakan untuk turnamen. Selama ini kami juga lebih dikenal berdakwah lewat lembaga pendidikan dan rumah sakit, tapi kini ditambah ke sepak bola," kata mantan Komisioner KPU Jatim itu.
 
Video: Iwan Bule: Saya Siap Matikan Mafia Bola

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif