Aksi protes suporter saat PSS latihan di lapangan YIS, Selasa, 21 Januari 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Aksi protes suporter saat PSS latihan di lapangan YIS, Selasa, 21 Januari 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Liga 1 Indonesia 2020

Latihan Perdana PSS Sleman Diwarnai Aksi Protes

Bola sepak bola liga 1 indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 21 Januari 2020 22:36
Massa menempeli bus yang ditumpangi tim PSS dengan kertas bertulisan protes. Mereka juga memasang spanduk berisi hal sama di gawang Lapangan YIS.
 
Sleman: Sekelompok suporter melakukan demonstrasi alias unjuk rasa saat PSS Sleman melakoni latihan perdana di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa 21 Januari 2020. Belasan orang tiba-tiba datang dari sisi timur lapangan sesaat setelah para pemain dan pelatih PSS selesai menggelar latihan.
 
Massa berpenutup muka itu sempat meneriakkan sejumlah nama tim pelatih dan pemain PSS, yakni pelatih kiper Listiyanto Raharjo dan pemain asing berposisi bek, Alfonso De La Cruz. Massa tak sampai mendekati pelatih dan pemain, karena sejumlah aparat kepolisian melakukan penjagaan dalam latihan itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Massa kemudian menempeli bus yang ditumpangi tim dengan kertas bertulisan protes atas pergantian kepelatihan Seto Nurdiantoro ke Eduardo Perez Moran. Mereka juga memasang spanduk berisi hal sama di gawang Lapangan YIS.
 
Pelatih PSS Eduardo Perez, mengatakan tak menyoalkan respons suporter itu. Ia merasa ketidakpuasan dari kelompok suporter hal biasa di dunia sepak bola.
 
"Tidak masalah. Ini Biasa. Yang penting kami bisa menjalani latihan dengan baik. Saya baru bisa bicara besok," kata eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu.
 
Hal senada diucapkan Listiyanto Raharjo. Meski dalam aksinya, Listiyanto dituding tak kompeten sebagai pelatih kiper .
 
"Saya punya lisensi UEFA B. Saya pun tak ada masalah dengan kelompok atau siapapun," kata lelaki yang biasa disapa Bejo tersebut.
 
Sementara Alfonso juga tak menyoal aksi belasan orang itu. Isu yang berhembus, Alfonso dianggap salah satu pemain yang indisipliner dan tak direkomendasikan untuk dipertahankan.
 
"Saya tidak tahu kenapa mereka melakukan hal itu. Saya ingin berjuang untuk PSS Sleman, saya profesional. Saya cinta PSS," kata pemain berpaspor Spanyol tersebut.
 
Video: Aksi Terpuji Pemain Futsal Ini, Respect!

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif