Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Pelatih PSIS Enggan Komentari Penalti Kontroversial MU

Bola liga indonesia liga 1 indonesia
Budi Arista Romadhoni • 27 November 2018 01:31
Bangkalan: PSIS Semarang harus puas hanya membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Madura United pada lanjutan Liga 1 2018, Senin 26 November 2018. Padahal skuat Mahesa Jenar berpeluang besar meraih kemenangan di laga tersebut.
 
PSIS sejatinya tampil apik di Stadion Gelora Bangkalan. Bruno Silva sempat membuka keunggulan pada menit ke-38 sebelum disamakan Fabiano Beltrame pada menit ke-56. Tim kebanggaan Kota Semarang bahkan sempat berada di atas angin ketika Bayu Nugraha kembali membawa PSIS unggul pada menit ke-66.
 
Sayangnya, kemenangan PSIS yang sudah di depan mata harus buyar lewat insiden kontroversial di menit akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-86.

Baca:Diwarnai Kontroversi, Madura Paksa PSIS Bermain Imbang


Wasit memberikan hadiah penalti kepada MU karena menilai kiper PSIS Jandia Eka Putra menjatuhkan Greg Nwokolo saat keduanya tengah mengejar bola. Padahal, dalam tayangan ulang, Jandia sempat menyentuh bola sebelum terjadi kontak yang membuat Greg terjatuh.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sempat melakukan protes keras dari pemain PSIS, namun wasit tetap pada pendiriannya hingga akhirnya, eksekusi penalti Fabiano pada menit '90+2 memaksa laga berakhir imbang 2-2.
 
"Soal kepemimpinan wasit, biarkan saja, saya tidak mau menilai. Biar PSSI saja, ranahnya di sana," kata Pelatih PSIS, Jafri Sastra usai pertandingan.
 
"Ini salah satu pertandingan tandang terbaik anak anak, sempat unggul dua kali. Tapi sayang di menit terakhir kami dapat hukuman penalti, tidak jadi membawa poin tiga," ujarnya.

Baca juga:Final Liga 1 U-19 2018: Persib Juara Usai Libas Persija


Namun demikian, pelatih asal Sumatera Barat itu tetap mengapresiasi para pemain. Ia menilai, Bruno Silva dan kawan-kawan telah berjuang mati-matian untuk mencetak gol dan menahan gempuran Madura United.
 
"Tapi apapun ini kami syukuri, dengan poin satu karena perjuangan anak-anak. Mereka bermain sangat baik dan efektif. Tetap kami apresiasi," tandasnya.
 
Berbeda dengan Jafri Sastra, penyerang PSIS, Aldaer Makatindo tampak masih belum bisa menerima hasil pertandingan. Ia tidak bisa menutupi kekecewaannya atas kinerja wasit yang dinilainya tidak jeli dalam mengambil keputusan.
 
"Kami bisa megimbangi permainan Madura, tapi sayang wasit memberikan penalti kepada Madura pada menit terakahir. Semog ini tidak jadi pukulan untuk pemain," bebernya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?PSM Makassar Rebut Puncak Klasemen Sementara Liga 1

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif