enpora Zainudin Amali memberikan pengarahan dalam pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
enpora Zainudin Amali memberikan pengarahan dalam pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Menpora Bantah Dukung Salah Satu Caketum PSSI

Bola liga 1 indonesia
Rendy Renuki H • 02 November 2019 12:59
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membantah mendukung salah satu Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI. Ia menegaskan bahwa pemerintah berada dalam posisi netral dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan PSSI 2019-2020.
 
Menpora yang baru dilantik itu dituding mendukung salah satu Caketum PSSI, Mochamad Iriawan. Hal itu mengacu foto yang sempat beredar di media sosial, yang memperlihatkan Zainudin bertemu dengan pria yang karib disapa Iwan Bule di kantornya.
 
"Beredar foto bahwa saya hanya bertemu dengan salah satu calon. Padahal ada empat calon yang ketemu saya juga, ngobrol biasa lah, semua masukan kita terima," kata Menpora saat ditemui awak media di Hotel Shangri-La, Jakarta, tempat KLB Pemilihan PSSI, Sabtu 2 November.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Jadi pemerintah netral, dan seperti sambutan saya sampaikan kalau ada masalah di cabang olahraga silakan selesaikan sendiri. Karena kalau mereka tidak mampu menyelesaikannya ada KOI dan KONI. Jika sudah tidak bisa juga, baru ke pemerintah," sambungnya.
 
Zainudin enggan mencampuri marwah PSSI dalam melakukan pemilihan Caketum periode 2019-2023. Pasalnya jika hal itu dilakukan bisa kembali memantik masalah yang berujung pembekuan kembali dari FIFA.
 
"Nah, kalau seperti PSSI ini mereka punya aturan, dia punya statuta, dia punya induk internasionalnya. Begitu kita masuk nanti campur tangan dan bisa di banned kembali kita. Itu yang kami tidak mau, saya tidak mau, pemerintah tidak mau," pungkasnya.
 


 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif