NEWSTICKER
Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias (tengah), memberikan keterangan usai laga melawan Arema (Medcom.id/Daviq)
Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias (tengah), memberikan keterangan usai laga melawan Arema (Medcom.id/Daviq)

Piala Gubernur Jatim 2020

Kualitas Arema Sulitkan Persija

Bola liga indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 16 Februari 2020 04:00
Malang: Persija Jakarta hanya mampu bermain imbang dengan Arema FC pada laga ketiga Grup B Piala Gubernur Jatim 2020, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu 15 Februari 2020. Dalam laga ini, permainan berakhir dengan skor 1-1.
 
Atas hasil ini, Persija menduduki posisi pertama klasemen Grup B dengan raihan 7 poin dan berhak melaju ke babak semifinal. Pada dua laga sebelumnya, tim Macan Kemayoran mampu menumbangkan Persela Lamongan (4-1) dan Sabah FA (2-0).
 
Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, mengaku senang bisa memuncaki klasemen Grup B. Dia menyebutkan, Marco Simic dan kawan-kawan bermain apik saat berhadapan dengan Arema yang didukung ribuan suporter di dalam stadion.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Kedua tim bermain bagus dalam laga ini dan sama-sama cetak gol. Kami sebenarnya punya kesempatan cetak gol lagi, tapi Arema menunjukkan kualitasnya dan membuat kita kesusahan menambah gol," katanya usai laga.
 
Dalam laga ini, Persija mencetak gol lebih dulu pada menit ke-22 melalui sepakan kaki Riko Simanjuntak. Arema baru bisa membalas gol pada babak kedua di menit ke-81 melalui kaki Alfarizi. Kedudukan menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan usai.
 
Farias, menyebutkan para pemainnya memang sempat menguasai beberapa lini di lapangan dalam laga ini, terutama di babak pertama. Namun pada babak kedua, Arema bermain menekan setelah tertinggal 0-1 terlebih dahulu.
 
"Kami sudah menjaga lini sayap yang menjadi andalan Arema. Tapi mereka ternyata mampu membalas gol di menit akhir," bebernya.
 
Pelatih asal Brasil ini membeberkan strategi jitu yang diterapkan saat menghadapi Arema. Yakni dengan memberikan peran khusus kepada Marco Simic untuk mengelabuhi lawan. Sebab, striker asal Kroasia itu mendapatkan penjagaan ketat dari pemain bertahan Arema.
 
"Simic keluar, lini pertahanan Arema juga ikut keluar. Setelah itu bola dialirkan ke Rico yang bebas dan akhirnya bisa cetak gol. Itu sudah kita latih sebelumnya, sudah di planning. Rico menjalankan sesuai instruksi dengan baik," terangnya.
 
Meski hanya meraih hasil imbang, pelatih berusia 52 tahun ini tetap mengapresiasi kinerja dari para pemainnya. Terutama sejumlah pemain muda yang dipercaya turun sejak menit awal.
 
"Kita pakai beberapa pemain muda hari ini dan mereka menunjukkan bahwa mereka layak main di tim sebesar Persija," ungkapnya.
 
Sementara itu, bek muda Persija, Alfath Fathier, mengatakan laga melawan Arema cukup ketat. Kedua tim sama-sama bermain terbuka. Meski pada babak pertama Persija sempat menguasai pertandingan, Arema mampu membalikkan keadaan di babak kedua.
 
"Kami lengah di menit akhir. Mungkin selanjutnya di semifinal akan kami perbaiki," pungkasnya.
 
Persija memastikan diri menjadi juara grup B dengan koleksi tujuh angka. Sedangkan Arema harus puas berada di peringkat empat dengan poin sama, kalah selisih gol dari Persija.
 
Video: Perebut Piala Uber Pertama Kali, Tati Sumirah Tutup Usia
 

 

(GRG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif