Gusti Randa (MI/Sumaryanto)
Gusti Randa (MI/Sumaryanto)

Soal PSSI Terima Uang dari Anggota, Gusti Randa: Itu Iuran

Bola pssi
Rendy Renuki H • 19 Januari 2019 21:51
Jakarta: Federasi sepak bola nasional (PSSI) tengah menjadi sorotan terkait kasus pengaturan skor. Tak hanya itu, PSSI juga disorot karena diketahui kerap menerima uang dari anggotanya.
 
Hal itu yang menimbulkan kecurigaan di masyarakat, juga penegak hukum. Banyak pihak menilai uang tersebut merupakan transaksi pengaturan skor antara PSSI dan anggotanya.
 
Namun, hal itu secara tegas dibantah oleh Anggota Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa. Ia menegaskan harus berpikir positif karena PSSI boleh menerima iuran dari para anggota di semua level, sesuai peraturan di statusa PSSI.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu iuran. Dalam statuta, PSSI boleh memungut iuran kepada anggota ,sebagai uang pendaftaran, penyelanggaraan turnamen, kursus-kursus kepelatihan dan wasit yang digelar anggota PSSI," ujar Gusti kepada Medcom.id, Sabtu 19 Januari.
 
Dalam Pasal 71 statuta PSSI tertulis, Kongres PSSI bakal menentukan nilai iuran tahunan anggota setiap dua tahun sekali berdasarkan rekomendasi Komite Eksekutif. Jumlah iuran keanggotan untuk semua anggota sama dan tidak lebih dari Rp10 juta.
 
Kemudian, dalam pasal 73 tertulis, PSSI boleh memungut iuran sekaligus menetapkan iuran kepada anggota bila berniat menggelar pertandingan tertentu dengan monitor PSSI.
 
Gusti juga menjelaskan terdapat tiga sumber pendapatan PSSI, sesuai yang tertuang dalam pasal 68 Statuta PSSI. Menurutnya salah satu sumber pemasukan tersebut berasal dari iuran tahunan keanggotaan PSSI.
 
"Terdapat tiga macam sumber pendapatan PSSI secara khusus (di pasal 68 Statuta PSSI). Antara lain iuran tahunan keanggotaan, penerimaan hak dari pemasaran (marketing) di mana telah menjadi kewenangan PSSI, denda dari Komisi Disiplin PSSI sesuai ketetapan dari Komite Eksekutif PSSI. Terakhir, iuran dan penerimaan lain sesuai dengan tujuan PSSI," pungkas mantan Asprov PSSI DKI Jakarta itu.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi