Sleman: PSS Sleman akan berusaha membenahi pola permainan setelah tersingkir dari turnamen Piala Indonesia 2018. Sejumlah titik lemah akan dibenahi sebelum mengikuti Piala Presiden yang akan dimulai awal Maret mendatang.
Asisten pelatih PSS, Suwandi HS, mengungkapkan tim pelatih masih memberikan banyak materi untuk menggenjot fisik pemain. Langkah ini dilakukan sembari menunggu pelatih Seto Nurdiyantoro yang sedang mengikuti kursus lanjutan kepelatihan lisensi AFC Pro.
Nanti, pemain kemudian melanjutkan perbaikan permainan berdasarkan evaluasi yang dilakukan pelatih. Salah satu kekurangan PSS dalam dua laga terakhir yakni penyelesaian akhir.
Baca:Nama IB Disebut Terlibat Pengaturan Skor, CEO Arema Angkat Bicara
Melawan Borneo FC di babak 16 besar Piala Indonesia, PSS gagal sekalipun mencetak gol. "Ada juga masalah transisi permainan tim yang masih kurang. Kemudian pengendalian emosional pemain saat bertanding," ujar Suwandi usai memimpin latihan tim di Lapangan Getas Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, 22 Februari 2019.
Menurut dia, hasil evaluasi nanti akan di tes lewat rencana uji coba timnya. Ia mengaku masih mencoba mengomunisasikan tim lokal mana yang akan menjadi mitra tanding PSS.
"Mungkin bisa tiga kali uji coba untuk persiapan Piala Presiden. Lawannya tergantung nanti keputusan pelatih," ujarnya.
PSS sejauh ini baru mengontrak sekitar 16 pemain. Sementara, sejumlah pemain yang selama ini sudah bergabung belum diketahui statusnya secara pasti. Misalnya; Suhandi, Rangga Pratama, Irsan Lestaluhu, Abdelkbir Khairallah, dan teranyar Alfonso de la Cruz. PSS kemungkinan besar segera mengontrak para pemain itu demi memenuhi jumlah pemain untuk Liga 1 2019.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?
Video:Legenda Liverpool Bicara Nostalgia Istanbul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ACF)
