Yuli Sumpil. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Yuli Sumpil. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Reaksi Yuli Sumpil Usai Hukumannya Diputihkan

Bola arema malang pssi
Daviq Umar Al Faruq • 02 Maret 2019 17:38

Yuli Sumpil menanggapi positif atas SK hasil review implementasi Keputusan Komite Disiplin (Komdis) 2018. Namun, dia mengaku tidak mau disetir oleh PSSI.

Malang: PSSI menerbitkan beberapa Surat Keputusan (SK) hasil review implementasi Keputusan Komite Disiplin (Komdis) 2018. Salah satunya, yakni mencabut sanksi dari dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy yang dilarang memasuki stadion.
 
Menanggapi itu, Yuli Sumpil mengaku bersyukur. Sebab dia sebelumnya tak pernah meminta kepada manajemen Arema FC atau pihak manapun untuk melakukan banding agar sanksinya dicabut.
 
"Mungkin inilah perjalanan saya. Adil tidak nya ya alam yang bisa menjawab. Setelah sanksi ini dihapus, saya bisa kembali lagi ke tribun. Alhamdulillah, mungkin kemarin cobaan dari yang Maha Kuasa ke saya. Sekarang saya kembali lagi," katanya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy. Kedua suporter ini dihukum karena memprovokasi penonton lain dengan cara turun ke lapangan saat laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu 6 Oktober 2018 lalu.
 
Keduanya dihukum tidak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup. Pasca dijatuhkan sanksi tersebut, Yuli mengaku tak pernah berkomunikasi dengan pihak PSSI.

Baca: Hasil Lengkap Pertandingan Sepak Bola Semalam

"Saya tidak pernah ada komunikasi dengan PSSI atau komdis tentang sanksi ini. Melalui kongres atau apapun, lalu sanksi ini dicabut, mungkin ada pertimbangan lain," bebernya.
 
Meski sanksinya diputihkan, Yuli mengaku bakal tetap menjadi sosok yang sama dengan sebelumnya. Bahkan dia menegaskan tak ingin disetir PSSI.
 
"Kalau saya tetap mana yang cocok. Saya bisa berubah, namun tidak mau disetir siapapun. Saya tetap suporter. Saya juga tidak mau ketika sanksi diputihkan lalu saya harus begini-begitu. Tetap saya tahu koridor aturan suporter," tegasnya.
 
Di sisi lain, Yuli meminta agar PSSI membuat regulasi yang jelas terkait suporter. Sehingga permasalahan suporter di Indonesia tidak terulang kembali.
 
"PSSI harus jelas, apa saja yang tidak boleh. regulasinya kayak gimana. Apa saja yang dapat sanksi. Regulasi, nyanyian harus ada yang jelas," pungkasnya.
 
Video: Sorak Sorai Suporter Sambut Timnas U-22
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif