Juru Bicara PSI Andi Saiful Haq
Juru Bicara PSI Andi Saiful Haq

PSSI Harus Menciptakan Budaya Tanding yang Bersih

Bola pssi
21 Januari 2019 23:51
Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatan Ketua Umum PSSI. PSSI harus menciptakan budaya tanding yang bersihagar sepak bola Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain.
 
Juru Bicara PSI Andi Saiful Haq mengatakan, olahraga khususnya sepak bola adalah persoalan kebudayaan. Tidak ada korelasi antara demokrasi dan politik dengan maju tidaknya sepak bola sebuah bangsa.
 
“China dan Korea Utara yang kita kenal memiliki pemerintahan yang terpimpin secara ideologi dan politik mampu membawa prestasi sepak bola mereka di pentas olimpiade maupun piala dunia. Begitu juga dengan Palestina dan Iraq yang negaranya dirundung perang puluhan tahun masih bisa menunjukkan prestasi luar biasa,” kata Andi, Senin, 21 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, masalah PSSI bukan pada proses pemilihan dan orang yang memimpin. Masalahnya juga tidak terletak pada persoalan finansial semata.
 
Baca: Mundurnya Edy Diharapkan jadi Momentum PSSI
 
Menurutnya, letak utamanya adalah pada kebudayaan olahraga dan sepak bola, lebih khusus budaya tanding. Budaya tanding tidak mungkin tumbuh di tengah budaya korupsi, budaya fitnah, dan budaya pesimistis yang ditunjukan para elite politik.
 
“Atlet kita kehilangan budaya tanding karena tidak menemukan pijakan kuat mengapa mereka harus menang untuk Indonesia?,” katanya.
 
Andi menilai prestasi sepak bola tidak akan terwujud jika elite masih mempertontonkan budaya koruptif dan narasi kebohongan. "Karena sekali lagi, persoalan utama sepak bola Indonesia adalah hilangnya budaya tanding akibat korupsi dan narasi kebohongan yang secara vulgar dipertontonkan,” kata Andi.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi