Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Flare dan Bomb Smoke Dilarang Keras Beredar di Stadion Kanjuruhan

Bola arema malang persebaya liga 1 indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 14 Agustus 2019 21:14

Suporter dilarang keras untuk menyalakan flare saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

Malang: Peringatan keras dikeluarkan untuk suporter yang menonton langsung pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis 15 Agustus 2019. Suporter dilarang menyalakan flare, bomb smoke dan semacamnya.
 
Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengamanan sesuai standar operasional (SOP) untuk laga besok. Salah satunya mempersiapkan kendaraan taktis (rantis) dan bus khusus untuk tim tamu Persebaya.
 
"Semua sudah kami antisipasi. Pengamanan sudah cukup. Khusus Aremania jangan ada lagi flare dan bomb smoke di dalam stadion," kata Abdul Haris, Rabu 14 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Haris menyebutkan penyalaan flare, bomb smoke dan semacamnya telah dilarang sesuai aturan PSSI. Bila tetap dinyalakan, hal itu bisa merugikan tim dan suporter itu sendiri.
 
"Itu bisa berakibat sanksi yang bisa merugikan kita semua. Mohon suporter jaga sportivitas, law of the game harus kita taati bersama agar pertandingan itu menarik dan jadi hiburan serta lancar dan aman terkendali," jelasnya.
 
Di sisi lain, Panpel Arema FC bakal belajar dari pertandingan melawan Persib Bandung sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.749 personel pengamanan disiagakan untuk laga derbi Jawa Timur itu.
 
Seperti diketahui, skuat Persib menerima sejumlah teror jelang laga melawan Arema FC pada laga tunda pekan keempat Liga 1 2019.

Baca: Piala AFF U-18: Imbangi Myanmar, Indonesia Puncaki Grup A

Pertama, saat mereka selesai menjalani latihan di stadion Kanjuruhan, Senin 29 Juli 2019 sore. Saat itu, beberapa oknum suporter menyalakan petasan dan mengarahkannya ke bus yang ditumpangi oleh para pemain Persib.
 
Kedua, saat Persib sedang menginap di salah satu hotel di Kota Malang, Selasa 30 Juli 2019 dini hari. Saat itu, sejumlah orang dikabarkan menyalakan petasan di depan hotel tempat beristirahat tim Persib.
 
"Kita belajar dari laga lawan Persib dan sudah kita antisipasi. Akan kita tugaskan PAM swakarsa serta polisi di hotel untuk memberikan kenyamanan terbaik bagi tim tamu Arema. Personel di hotel menyesuaikan, ada pengamanan terbuka dan tertutup," bebernya.
 
Sementara itu, Arema FC dan Persebaya Surabaya merupakan dua tim asal Jawa Timur yang memiliki rivalitas tinggi sejak lama. Tak heran laga ini menjadi laga penuh gengsi bagi keduanya untuk sama-sama berebut predikat terbaik.
 
Apalagi kedua tim yang bertetangga ini memiliki dua kelompok suporter yang sama-sama fanatik. Yakni Aremania pendukung dari Arema FC dan Bonekmania suporter dari Persebaya.
 
Video: Liverpool vs Chelsea di Piala Super Eropa
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif