Arema FC berada di peringkat 18 dengan raihan sembilan poin dalam sebelas pertandingan. Sedangkan, PSIS Semarang berada di satu peringkat di atasnya dengan raihan sebelas poin. Hasil pada laga ini tentunya sangat menentukan posisi dua tim tersebut.
Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese mengaku, skuatnya sangat siap bertandang ke markas Arema. Bahkan, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini mengaku datang bukan untuk hasil seri atau kalah, namun mereka menargetkan kemenangan.
"PSIS dan Arema adalah dua tim dengan posisi terbawah di klasemen sementara. Kami siap untuk memenangkan pertandingan untuk keluar dari zona degradasi. Karena untuk naik peringkat, kami perlu kerja keras," kata Alberto saat konferensi pers.
Annese mengungkapkan, bahwa Liga Indonesia sangat berbeda dengan liga di negara lain. Pasalnya, setiap tim di liga ini memiliki kekuatan yang hampir merata. Sehingga, skuatnya tak ingin meremehkan Arema.
"Posisi tim teratas poin nya masih 20 poin. Sedangkan tim kami memiliki sebelas poin. Dengan memenangkan satu pertandingan, setiap tim bisa dengan cepat naik klasemen. Jadi kesempatan masih sangat terbuka bila kita mau kerja keras dan semangat," bebernya.
Pelatih asal Italia ini menambahkan, ada beberapa pemainnya yang absen saat berhadapan dengan Arema. Salah satunya adalah striker andalannya Bruno Silva yang sudah mencetak empat gol untuk PSIS dalam sebelas pertandingan terakhir.
"Tanpa Bruno pastinya akan sedikit mengurangi kekuatan tim kami. Sebab, Bruno cukup diandalkan dalam tim kami. Apabila dia bisa bermain, kemungkinan besar bisa memberikan efek lebih pada tim dan memberikan banyak gol lagi," pungkasnya.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
Video: Zidane Mundur dari Real Madrid
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
