Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Revisi Sanksi Komdis, PSSI Perbolehkan Suporter Persib Kenakan Atribut Klub

Bola pssi liga 1 indonesia
Rendy Renuki H • 28 Februari 2019 22:53
Selain mengembalikan sebagian uang denda akibat pelanggaran disiplin suporter, PSSI juga merevisi keputusan Komdis yang melarang suporter Persib mengenakan atribut ke Stadion. Mereka kini boleh menggunakan atribut ke pertandingan. Dua suporter Arema, Yully Sumpil dan Fanny juga kembali diperbolehkan menonton ke stadion.
 
Jakarta:
Komite Eksekitif (Exco) PSSI merevisi sejumlah keputusan Komisi Disiplin (Komdis). Langkah itu dilakukan sesuai dengan amanah Kongres Tahunan PSSI pada 20 Januri lalu di Bali.
 
Pada Kongres tersebut, Exco diberikan kewenangan untuk melakukan peninjauan terhadap keputusan Badan Yudisial PSSI tersebut. Terdapat tiga keputusan Komdis PSSI yang direvisi oleh Exco.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Pertama, keputusan terhadap pelanggaran disiplin yang ditimbulkan oleh perilaku suporter yang mengakibatkan klub dijatuhi denda. PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda kepada klub.

Baca:Piala Presiden 2019 Usung Regulasi Lama


Keputusan itu sebagai bentuk dukungan finansial dalam program edukasi suporter yang harus dilakukan klub. Keputusan tersebut sekaligus akan melibatkan semua klub peserta Kompetisi Liga 1 2019.
 
Selain itu, Exco PSSI juga merevisi keputusan Komdis yang menjatuhkan sanksi kepada dua orang suporter Arema, Yully Sumpil dan Fanny. Kedua Aremania itu sebelumnya dilarang memasuki stadion.
 
Langkah yang sama juga dilakukan terhadap suporter Persib Bandung yang dilarang ke stadion menggunakan atribut. Menurut Exco PSSI, kedua hukuman ini tidak bisa terlaksana mengingat implentasi keputusan Komdis yang tidak dapat dijalankan karena kondisi terkini infrastruktur kompetisi.
 
Jenis keputusan Komdis yang dinilai tidak bisa dijalankan adalah larangan kepada individu untuk memasuki stadion dan larangan bagi penonton masuk atau menonton pertandingan di dalam stadion tanpa menggunakan atribut, termasuk nyanyian, koreo dan semua hal yang terafiliasi dengan klub.

Baca juga:Bertemu Presiden, Indra Sjafri Janjikan Medali Emas di SEA Games 2019


Dua hal ini, PSSI menilai dalam implementasiya tidak hanya mengalami kendala, tetapi justru berpotensi menimbulkan masalah baru pelanggaran disiplin.
 
"Keputusan ini diambil setelah dilalukan telaah panjang dan hati-hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi suporter oleh Klub," ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria saat ditemui usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Liga Indonesia Baru, Kamis 28 Februari.
 
Menurutnya, PSSI akan terus melanjutkan kajian dan evalusi terhadap semua keputusan Komdis lainnya. Tidak hanya pada kompetisi Liga 1, namun juga termasuk yang berhubungan dengan kompetisi Liga 2.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Timnas U-22 Diarak Keliling Ibu Kota

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif