Brigjen Pol Dedi Prasetyo-Foto: Istimewa
Brigjen Pol Dedi Prasetyo-Foto: Istimewa

Polisi Mustahil Intervensi KLB PSSI

Bola liga indonesia pssi Pengaturan Skor Sepak Bola
Rendy Renuki H • 20 Februari 2019 21:54
"Satgas Antimafia Bola fokus menangani masalah terhadapmacth fixingatau pengaturan skor dalam berbagai liga, ini fokusnya."
 
Jakarta: Kepala Biro Penenrangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, kepolisian mustahil mencampuri urusan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Pun pemerintah juga mustahil bisa melakukan intervensi terhadap keinginan anggota PSSI, termasuk 2/3 voters untuk menghelat KLB.
 
"Kalau KLB ini menyangkut internal PSSI. PSSI memiliki statuta, statuta itu tidak boleh diintervensi oleh pemerintah," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 20 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Satgas Antimafia Bola fokus menangani masalah terhadap macth fixing atau pengaturan skor dalam berbagai liga, ini fokusnya," sambungnya.
 
Dedi sendiri mendukung rencana PSSI menggelar KLB, sehingga nanti menghasilkan komitmen dan konsisten membangun prestasi sepak bola nasional.
 
Baca juga: Pelaksanaan KLB Harus Tunggu Rekomendasi FIFA
 
"KLB itu internal PSSI, silakan PSSI dengan menggunakan statuta dan betul-betul berkomitmen serta konsisten dengan statuta internal. Satgas tidak ikut campur dalam internal PSSI," ujar Dedi meyakinkan.
 
PSSI telah memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) lewat rapat yang digelar, Selasa 19 Februari malam. Meski belum memutuskan waktu pelaksanaan KLB, PSSI memiliki dua agenda penting menjelang KLB.
 
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono dalam keterangan resminya menjelaskan, dua agenda tersebut, pertama membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Sementara agenda kedua penetapan tanggal kongres pemilihan kepengurusan baru.
 
Baca juga: Gelar KLB, PSSI Kirim Perwakilan ke FIFA
 
Untuk menyiapkan KLB dengan dua agenda itu sudah mempertimbangkan padatnya program PSSI, termasuk menjaga komitmen partner komersial kompetisi profesional. Serta untuk menghormati agenda besar politik nasional.
 
"Maka, PSSI bakal mengutus perwakilan ke Zurich (markas FIFA), untuk berkoordinasi secara langsung dengan FIFA untuk mendapatkan arahan dan rekomendasi tepat,” tutur Joko dikutip dari laman PSSI.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
 
Video: Highlight Primetime News - Mendesak KLB PSSI


 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi