Ketuan Steering Comitee (SC) Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait (kanan) bersama Menko PMK Puan Maharani dan Hamka Hamzah (Istimewa)
Ketuan Steering Comitee (SC) Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait (kanan) bersama Menko PMK Puan Maharani dan Hamka Hamzah (Istimewa)

Piala Presiden Kiblat Kebangkitan Sepak Bola Nasional

Bola Piala Presiden 2019
Rendy Renuki H • 13 April 2019 10:07
Jakarta: Ketua Steering Comitee (SC) Piala Presiden 2019, Maruarar Sirait, puas dengan gelaran turnamen pramusim jelang bergulir kompetisi Liga 1. Ia menilai Piala Presiden bisa menjadi kiblat kebangkitan sepak bola nasional.
 
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri laga final leg kedua antara Arema FC kontar Persebaya sekaligus menutup turnamen tersebut, Jumat 12 April. Piala Presiden yang telah memasuki edisi keempat ini menurutnya semakin baik penyelenggaraannya dari beberapa aspek.
 
Terbukti hal positif itu ditunjukkan mulai dari segi pengelolaan turnamen, transparansi keuangan, ajang hiburan masyarakat,hingga prinsip ekonomi kerakyatan menjadi pakem tetap yang terjaga di turnamen ini. Bahkan turnamen ini juga dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo yang langsung dimonitoring orang nomor satu Republik Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Saya sangat terharu ya, empat kali kita mengelola Piala Presiden. Saya sudah melaporkan kepada Presiden dan Presiden juga sangat memonitoring perkembangan ini, bahwa memang ini waktunya sepak bola indonesia bangkit dengan transparan," kara Ara di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat 12 April.
 
"Seperti diketahui selama ini kita meminta Pricewaterhouse Coopers (PwC) selaku auditor untuk mengaudit. Khusus untuk tahun ini, kita minta untuk mengaudit bukan setelah selesai turnamen, sepanjang turnamen diaudit, jadi sebelum selesai pun sudah diaudit," sambungnya.
 
Dari segi penyelenggaraan turnamen, progres posotif juga ditunjukkan terutama pada Piala Presiden 2019, di mana Arema FC keluar sebagai juara. Rivalitas tim di lapangan tercipta murni karena kualitas tim tersebut.
 
Selain itu, pihak suporter menurut politisi PDI Perjuangan itu sudah mulai bersikap dewasa. Para suporter tim peserta Piala Presiden sadar jika kemenangan di turnamen ini diraih karena murni pencapaian prestasi timnya.
 
"Jadi dukungannya luar biasa, suporternya juga saya pikir makin tahu kalau mau menang itu ya bukan nyogok wasit, bukan berantem, tapi ya pilih pemain yang bagus, pelatih yang bagus dan latihan yang bagus," pungkasnya.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif