Seto Nurdiyantoro (tengah)-Medcom.id/Daviq
Seto Nurdiyantoro (tengah)-Medcom.id/Daviq

PSS Akan Gunakan Strategi Serupa untuk Kalahkan Arema

Bola sepak bola arema malang pssi liga 1 indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 23 September 2019 20:57
Ketiga lawan Arema ini sebelumnya memiliki pola permainan sama. Yakni, menunggu di lini pertahanan dan mengandalkan serangan balik cepat yang cukup menyulitkan skuat Singo Edan.
 
Malang:
PSS Sleman akan berhadapan dengan Arema FC pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa 24 September 2019. PSS bertekad belajar dari strategi yang diterapkan lawan-lawan Arema sebelumnya.
 
Seperti diketahui, Arema belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Arema hanya mampu bermain imbang lawan PSIS Semarang (1-1) dan Borneo FC (2-2), serta menelan kekalahan atas Persela Lamongan (0-2).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Ketiga lawan Arema ini memiliki pola permainan yang sama. Yakni, menunggu di lini pertahanan dan mengandalkan serangan balik cepat. Pola ini dinilai cukup menyulitkan skuat Singo Edan.
 
"Bisa jadi strategi kita nanti sama (seperti tiga tim lawan Arema sebelumnya), tapi kita lihat nanti situasinya. Saya pikir masalah taktik apalagi kita main sore, mungkin bisa saja seperti itu. Tapi nanti kita lihat bagaimana kondisi pemain saya juga, kebugaran dan kesiapan pemain," kata Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro, Senin 23 September 2019.
 
Seto mengaku, sebelumnya PSS sukses mengalahkan Arema dengan susah payah pada putaran pertama Liga 1 2019. Saat itu, Rangga Muslim dan kawan-kawan menang meyakinkan dengan skor 3-1 atas Arema.
 
"Laga leg pertama mungkin itu menjadi motivasi. Artinya memang secara kualitas, permainan dan pemain kami berada di bawahnya Arema. Harapannya ini menjadi salah satu motivasi pemain yang ada di kami untuk selevel lah nantinya," jelasnya.
 
"Walau sekarang sudah Liga 1, tapi kami memang berawal dari Liga 2. Transisi ini yang mungkin perlu kami benahi. Baik dari saya maupun pemain. Masalah mental, kedewasaan bermain, menjaga emosi. Jadi mungkin itu salah satu motivasi untuk kami main lepas besok," imbuhnya.
 
Di sisi lain, pelatih 45 tahun ini juga bakal mewaspadai kekuatan suporter Arema FC, yakni Aremania. Menurutnya pada laga besok, pemainnya tak hanya melawan pemain Arema saja, tetapi juga melawan pendukung fanatik mereka.
 
"Ini sesuatu yang menarik, fanatisme suporter mereka begitu luar biasa. Aremania dulu adalah salah satu suporter yang sangat kreatif. Ini bisa membuat fokus pemain kami di lapangan hilang karena atraksi-atraksi Aremania. Mudah-mudahan pada laga besok pemain bisa lebih fokus," pungkasnya.
 
Video: Meski Kalah, Lampard Puas Dengan Performa Chelsea

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif