Sejumlah suporter klub PSIS Semarang yang tergabung dalam Panser Biru melakukan aksi koreografi. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Sejumlah suporter klub PSIS Semarang yang tergabung dalam Panser Biru melakukan aksi koreografi. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Pesan Panser Biru untuk Ketum dan Pengurus PSSI Baru

Bola liga 1 indonesia Bursa Ketua Umum PSSI
Mustholih • 31 Oktober 2019 16:17
Semarang: Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggelar kongres di Jakarta pada 2 November 2019. Suporter Persatuan Sepak bola Indonesia Semarang, Panser Biru, berharap ketua PSSI terpilih nanti mampu membawa sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.
 
"Sampai hari ini masih carut marut, kepengurusan enggak benar dan belum sehat. Semoga dengan kongres bisa membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik," kata Ketua Panser Biru, Kepareng alias Wareng kepada Medcom.id, Kamis (31/10/2019).
 
Wareng pun pesimistis sepak bola nasional bakal menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan Ketua PSSI yang baru. Sebab, grafik sepak bola nasionalcenderung menurun dari tahun ke tahun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Dari suporter sebenarnya sudah enggak yakin. Karena sudah lama, presiden sampai Jokowi dua periode juga masih kayak gini. Masih sering tawuran atau wasit tidak netral. Jadi, belum yakin," ujar Wareng.
 
Menurut Wareng, pengurus PSSI hasil kongres nanti harus membentuk tim sepak bola nasional yang lebih kompetitif. Dia menyatakan suporter sepak bola nasional sudah merindukan gelar juara dari timnas.
 
"Minimal timnas harus bagus. Masa berapa puluh tahun belum ada kemajuan malah menurun terus," tutur Wareng.
 
Oleh karena itu, Wareng mengimbau Ketua dan Pengurus PSSI terpilih harus berani mundur apabila gagal membawa Indonesia berprestasi dalam Piala Dunia U-20 pada 2021.
 
"Harusnya mereka ditarget, sebab Indonesia tuan rumah (Piala Dunia U-20) 2021. Kalau enggak memuaskan, lebih baik mereka mundur. Enggak cuma janji-janji saja," terang Wareng.
 
Wareng berharap PSSI ke depan juga bisa memperbaiki sistem liga Indonesia. Dia melihat Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 masih semrawut. Misalnya, jadwal yang sering mundur dan tidak adanya jaminan keamanan saat pertandingan.
 
"Ketua Umum PSSI harusnya menjamin tanggal ini main, bisa main benar. enggak boleh diundur. Kalau masih semrawut output ke timnas juga enggak baik," tutup Wareng.
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif