Para pemain LIga 1 saat laga antara Persita Tangerang melawan PSM Makassar (Dok. LIB)
Para pemain LIga 1 saat laga antara Persita Tangerang melawan PSM Makassar (Dok. LIB)

FIFPro Soroti Kebijakan PSSI Soal Pemotongan Gaji Pemain

Bola liga 1 indonesia
Rendy Renuki H • 21 Mei 2020 19:26
Jakarta: Federasi pesepak bola profesional dunia (FIFPro) menyoroti kebijakan PSSI soal pemotongan gaji pemain. FIFPro menilai PSSI gagal menafsirkan arahan AFC dan FIFA mencari solusi saat pandemi Covid-19 ini.
 
Para pemain Liga 1 dan Liga 2 memang mengalami pemotongan gaji sesuai arahan surat keputusan PSSI 27 Maret lalu. Di mana klub wajib membayarkan gaji maksimal 25 persen kepada pemain dan pelatih.
 
Keputusan itu yang membuat FIFPro khawatir dengan nasib para pesepak bola di Indonesia. FIFPro pun membeberkan data di laman resminya, jika tak ada klub yang membayarkan gaji lebih dari 25 persen sejak April.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Selama krisis ini kami telah melihat banyak keputusan dari asosisasi sepak bola yang tidak sebagaimana mestinya," kata Direktur Legal FIFPro Roy Vermeer.
 
"Mereka membuat resolusi yang sangat mengabaikan hak dasar pekerja. PSSI melakukan intervensi dalam hubungan kerja tanpa inisiatif untuk mengundang pemain ke meja yang sama," sambung Vermeer.
 
FIFPro menilai gaji pemain, terutama di Liga 2 sudah jauh dari standar. Bahkan sebelum ada kebijakan pemotongan gaji.
 
"Sebelum pemotongan, pemain Liga 2 hanya mendapat 200 US Dollar (sekitar Rp 2,9 juta) dan itu pun sudah di bawah standar minimum regional (UMR), sekitar Rp 300 US Dollar (sekitar Rp 4,4 juta)."
 
"Dengan pemotongan 75 persen, gaji menjadi 50 US Dollar (sekitar Rp 736 ribu) atau hanya 17 persen dari gaji minimum (UMR). Fakta bahwa kebijakan ini masih berlaku sejak Maret adalah bukti PSSI tak peduli dengan standar internasional bahkan dengan standar kesejahteraan di Indonesia sendiri," pungkas Verneer.
 

(REN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif