Sesmenpora Gatot S Dewa Broto (Medcom/Rendy Renuki H)
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto (Medcom/Rendy Renuki H)

Pemerintah Sarankan KLB Digelar Sesuai Keputusan PSSI

Bola liga indonesia
Rendy Renuki H • 05 Mei 2019 13:31
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyarankan kongres luar biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (KLB PSSI) digelar sesuai dengan keputusan PSSI. Bukan keputusan dari pihak lain, termasuk Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN)yang berusaha mempercepat pelaksanaan KLB dengan alasan ingin memperbaiki situasi sepak bola nasional.
 
"Prosedurnya seharusnya sesuai, 'in line' dengan PSSI," ujar Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto kepada awak media, Minggu 5 Mei.
 
Gatot juga menegaskan pemerintah, dalam hal ini Kemenpora, tidak pernah memberikan dukungan kepada KPSN. Menurutnya, pihaknya hanya pernah menerima KPSN ketika beraudiensi dengan Kemenpora sebelum PSSI menggelar kongres tahunan Januari 2019 lalu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Pemerintah tidak berpihak ke mana-mana. Saya menerima kedatangan mereka karena saya orangnya terbuka. Namun ketika ada undangan mereka kepada kami, saya tidak mau datang. Kami tidak ingin berpihak ke mana-mana," tutur Gatot.
 
KPSN sendiri merupakan kelompok yang memiliki anggota sekumpulan pemilik suara (voters) PSSI dan diketuai oleh Suhendra Hadikuntono. Mereka menyebut diri pihak yang ingin mewujudkan perubahan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.
 
Saat ini, KPSN dalam upaya untuk mengumpulkan setidaknya 2/3 suara dari total 85 voters PSSI untuk mempercepat pelaksanaan kongres luar biasa (KLB). Di mana KLB tersebutuntuk memilih ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif.
 
Padahal, PSSI sudah menetapkan KLB digelar pada 13 Juli 2019 dengan tiga agenda yakni revisi statuta PSSI, revisi kode pemilihan PSSI, serta memilih anggota baru untuk komite pemilihan dan komite banding pemilihan.
 
Untuk pemilihan 15 anggota komite eksekutif PSSI yang terdiri dari ketua umum dan dua wakil ketua umum, serta 12 anggota, FIFA melalui surat resminya kepada PSSI menyarankan agar itu dilakukan saat kongres biasa PSSI Januari 2020 mendatang.
 
KPSN sendiri telah menggelar pertemuan dengan beberapa voters PSSI, Sabtu 4 Mei lalu untuk membicarakan KLB. Pertemuan bertema "Transparansi Menuju Prestasi Sepak Bola Indonesia" itu dihadiri 28 voters PSSI, dan sebanyak 10 voters lain mengirimkan surat dukungan terhadap KPSN.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif