Ilustrasi by Medcom.id
Ilustrasi by Medcom.id

Rencana Liga 2 Pecah Kongsi dengan LIB

Bola liga 2 indonesia
Rendy Renuki H • 01 Juni 2020 22:38
Jakarta: Para klub Liga 2 ingin pecah kongsi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Mereka sepakat akan membuat operator sendiri di luar LIB.
 
Operator kompetisi kasta kedua Tanah Air itu mengusung nama Liga Indonesia Modern (LIM). Salah satu klub yang mengusung rencana tersebut adalah Semen Padang.
 
Namun kajian mendalam harus dilakukan untuk membuat operator baru tersebut. Agar tidak terjadi masalah karena di kemudian hari setelah pecah kongsi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Kami sangat sepakat. Tetapi perlu pengkajian lebih mendalam," kata salah satu Direktur Semen Padang, Efendu Syahputra.
 
Operator baru tersebut diharapkan bisa menentukan sendiri nasib dan membangun bisnis Liga 2 ke depannya. Pasalnya selama ini klub Liga 2 dianggap hanya sebagai pelengkap di LIB.
 
Berbagai kebijakan strategis yang ada di LIB sejauh ini hanya ditentukan klub Liga 1. Pasalnya para klub Liga 1 notabenenya pemilik saham mayoritas PT LIB (99 persen saham klub Liga 1, satu persen saham PSSI).
 
"Kalau jadi dibentuk, PT LIM ini harus diisi orang-orang yang jago bisnis komersial. Dengan begitu target pemasukan bisa dikejar, juga kompetisi bisa berjalan dengan baik, klub-klub mendapatkan apa yang diharapkan dari sisi komersialnya," papar Efendi.
 
Presiden Klub Persiba Balikpapan Gede Widiade juga mengatakan hal senada. Ia menilai Liga 2 memiliki potensi bisnis yang tak kalah menjanjikan dengan Liga 1.
 
Namun perlu ada strategi khusus agar bisnis Liga 2 berkembang. Apalagi menurutnya basis suporter Liga 2 pun cukup banyak, sehingga ada sejumlah pertandingan yang bisa dijual
 
"Dari basis suporter, klub Liga 2 juga banyak yang memiliki suporter yang loyal, ribuan selalu datang. Ini akan menarik, dan beberapa laga memang bisa dijual, ini yang kan kami bicarakan nanti dengan sponsor," kata Gede Widiade.
 
"Soal hak siar, memang tidak mungkin sama dengan Liga 1, tetapi kalau bisa dapat puluhan miliar, itu sudah jalan kompetisinya," pungkasnya.
 

(REN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif