Para penggawa Borneo FC (Dok. LIB)
Para penggawa Borneo FC (Dok. LIB)

Borneo FC Bertahan Tanpa Pemasukan Saat Pandemi Covid-19

Bola Virus Korona liga 1 indonesia
Rendy Renuki H • 12 Mei 2020 14:42
Jakarta: Tanpa ada kegiatan kompetisi, manajemen Borneo FC sangat merasakan dampak pandemi Covid-19. Kewajiban membayar hak pemain dan ofisial tim tak selaras dengan pemasukan yang didapat.
 
Tak hanya Borneo FC, situasi tanpa pemasukan juga dirasakan kontestan lain. Kondisi ini bisa terus terpuruk jika pandemi tak kunjung berakhir.
 
"Sangat sedih tidak ada pemasukan. Ya bukan hanya kami. Semua klub merasakan hal yang sama," tutur Chief Marketing Borneo FC, Novi Umar menukil situs LIB.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Beruntung pihak sponsor yang mendanai Borneo FC masih menjalin hubungan dengan baik. Walhasil masih ada kekuatan yang bisa digunakan menggerakkan tim.
 
"Alhamdulillah dari sembilan sponsor yang bekerja sama dengan kami musim ini, tidak ada yang rasionalisasi kontrak. Semua mau bersabar dan mengerti situasi yang dihadapi," jelasnya.
 
Sayangnya penjualan jersey belum maksimal karena baru awal musim. Outlet resmi Borneo FC juga tidak beroperasi karena mengikuti imbauan pemerintah.
 
"Kalau jersey kami memang belum tersedia di store. Misal ada yang ingin beli via online ke apparel Riors," lanjutnya.
 
Soal kelanjutan kompetisi, Novi belum berani berkomentar banyak. Menurutnya mengatasi pandemi Covid-19 jauh lebih utama.
 
"Kalau dari sisi marketing, melanjutkan liga sangat bagus. Kerja sama dengan sponsor bisa kembali dilanjutkan," pungkasnya.
 

(REN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif