Ilustrasi by medcom.id
Ilustrasi by medcom.id

Wabah Virus Korona

Kompetisi Terhenti, PSS Sleman Segera Putuskan Kontrak Pemain

Bola Virus Korona PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 28 Maret 2020 17:54
Sleman: Kompetisi sepak bola Indonesia, termasuk Liga 1 telah ditetapkan berstatus force majeure (keadaan memaksa). Situasi ini dampak dari masifnya penyebaran virus korona (covid-19).
 
Status force majeure Liga 1 dan Liga 2 itu ditetapkan PSSI. Surat yang diteken Ketum PSSI, Mochammad Iriawan itu menjelaskan sejumlah hal, termasuk kewenangan klub mengubah isi kontrak serta gaji pemain hingga ofisial.
 
Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando mengatakan, situasi ini harus segera ditanggapi setiap tim. Pihaknya akan melakukan rapat dengan jajaran direksi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Ia mengatakan, rapat akan dilakukan dengan CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Garcia Paulo. Jajaran direksi di PT PSS harus segera mengambil keputusan.
 
"Kami harus segera ambil keputusan. Apakah itu tentang kontrak maupun gaji pemain," kata dia dihubungi Sabtu, 28 Maret 2020.
 
Danilo belum bisa memberikan bagaimana gambaran keputusan. Ia hanya memperkirakan harus mendiskusikan dua opsi.
 
"Bisa pilihan jangka pendek, sampai bulan Juni seperti apa. Kita bahas dulu bersama manajemen dan direksi," kata legenda hidup Persik Kediri ini.
 
Adapun skuat PSS sedang diliburkan hingga 30 Maret. Keputusan ini akan ditinjau lagi melihat situasi penyebaran covid-19.
 
Video: Paulo Dybala Terpapar Virus Korona
 

(ASM)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif