Jajaran tim pelatih dan manajemen PT PSS; (kiri-kanan) Listiyanto Raharjo (pelatih kiper); CEO PT PSS, Fatih Chabanto; Pelatih anyar PSS, Eduardo Perez; dan asisten pelatih Danilo Fernando. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Jajaran tim pelatih dan manajemen PT PSS; (kiri-kanan) Listiyanto Raharjo (pelatih kiper); CEO PT PSS, Fatih Chabanto; Pelatih anyar PSS, Eduardo Perez; dan asisten pelatih Danilo Fernando. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Beban Berat Eduardo Perez Tangani PSS Sleman

Bola liga 1 indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 15 Januari 2020 20:11
Sleman: Manajemen PSS Sleman langsung mematok target usai memastikan tim dipegang pelatih Eduardo Perez Moran. Pelatih berkebangsaan Spanyol ini dibebani membawa PSS bertengger di posisi kelima klasemen Liga 1 musim 2020.
 
"Dengan posisi ini, kami ingin mencapai peringkat lima besar. Kita ingin mengambil keputusan cepat, semoga tepat. Coach (Eduardo) bisa membawa PSS Sleman mencapai target," kata CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Fatih Chabanto dalam konferensi pers di Rich Hotel Jalan Magelang Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Beban ini lebih berat dibanding target saat awal promosi ke Liga 1 musim 2019. PSS saat awal promosi ditarget hanya mampu bertahan di Liga 1. Saat akhir kompetisi, PSS yang dilatih Seto Nurdiantoro mampu mengakhiri kompetisi di peringkat ke delapan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Menanggapi target itu, Eduardo mengaku akan mencoba memenangkan setiap pertandingan yang akan dilakoni PSS. Baginya, kemenangan setiap laga jadi kunci penting bagi timnya.
 
"Saya tidak tahu ada pelatih yang tidak menginginkan kemenangan di tiap pertandingan. Saya percaya kinerja para staff nanti dan saya yakin kami akan mampu mempersiapkan setiap pertandingan dengan baik," ujar Eduardo.
 
Ia tak menampik pihaknya harus bekerja keras untuk setiap laga. Apalagi PSS banyak ditinggal pemain hasil rekomendasi pelatih sebelumnya.
 
Beberapa pemain rekomendasi yang lepas di antaranya Haris Tuharea (Madura United), Sidik Saimima (Bali United), Kushedya Hari Yudo (Arema), hingga Dave Mustaine (Arema). Para pemain itu terpaksa dilepas karena tak tercapai kesepakatan nilai kerja sama dengan manajemen PSS.
 
"Saya akan memulai dengan sangat-sangat cepat dengan stafnya karena saya tidak akan bisa memulai tanpa mereka. Orang-orang yang bersama saya semenjak awal menangani klub ini akan sangat penting," ucapnya.
 
"Saya memang pelatih kepalanya, tetapi bersama-sama kami menjadi satu kesatuan. Tentu saja kami akan bekerja sangat sangat keras dan memberikan yg terbaik bagi PSS Sleman," tambahnya.
 
Video: Latih Barcelona, Setien Janjikan Permainan Bagus
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif