Lyon (AFP/Franck Fife)
Lyon (AFP/Franck Fife)

Buntut Penghentian Ligue 1, Presiden Lyon Ancam Prancis

Bola liga prancis
Gregorius Gelino • 04 Juni 2020 17:12
Lyon: Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, akan menuntut otoritas Ligue 1 karena menghentikan kompetisi. Menurutnya, kompetisi tertinggi Prancis bisa dilanjutkan jika mengikuti protokol yang digagas UEFA.
 
Lyon, bersama Amiens dan Toulouse yang terdegradasi akibat penghentian kompetisi, bertekad menuntut otoritas Ligue 1. Mereka merasa dirugikan akibat keputusan tersebut.
 
"Melanjutkan kompetisi. Itu yang akan kami minta di pengadilan. Pengadilan harus menilai isu kapan kita bisa memulai kembali dan menyelesaikan kompetisi," kata Aulas kepada RMC.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Saya telah melakukan pertemuan denga Nasser Al-Khelaifi (Presiden PSG) dan ECA (Asosiasi Klub Eropa) dan prosedur yang ditawarkan UEFA bisa menjadi salah satu protokol yang kita ikuti, kembali berlatih sekarang dan melanjutkan kompetisi tiga atau empat pekan lagi," jelasnya.
 
Bahkan, Aulas siap menuntut pemerintah Prancis yang mengeluarkan menginstruksikan seluruh ajang olahraga dihentikan hingga September mendatang. Ia juga akan menuntut 800 juta euro (Rp 12,7 triliun) sebagai ganti rugi akibat penghentian kompetisi.
 
"Ini merupakan keputusan negara untuk menghentikan segala kompetisi olahraga, jadi mereka juga bertanggung jawab," tegasnya.
 
Video: UEFA Siapkan Format Baru Liga Champions
 

 

(GRG)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif