Simon McMenemy menunjuk Yeyen Tumena dan Joko Susilo sebagai asistennya di Timnas Indonesia (Foto: Antara - Hafidz Mubarak A)
Simon McMenemy menunjuk Yeyen Tumena dan Joko Susilo sebagai asistennya di Timnas Indonesia (Foto: Antara - Hafidz Mubarak A)

Alasan Yeyen dan Getuk Dipilih Jadi Asisten Pelatih Timnas

Bola pssi timnas indonesia Simon McMenemy
Rendy Renuki H • 26 Februari 2019 17:46
Simon McMenemy menunjuk Yeyen Tumena sebagai asistennya karena pernah membantunya membawa Bhayangkara FC juara Liga 1. Sementara Getuk dipilih berdasarkan profesionalitas kerjanya saat bersama Arema FC.
 
Jakarta:
Pelatih Timnas Indonesia senior Simon McMenemy menunjuk Yeyen Tumena dan Joko Susilo menjadi asistennya mengarsiteki skuat Garuda. Pelatih berpaspor Skotlandia itu membeberkan alasan pemilihan dua asisten pelatih Timnas tersebut.
 
Menurutnya, Yeyen dan Getuk--sapaan Joko Susilo merupakan sosok tepat menemaninya di tim pelatih. Apalagi Yeyen bukan merupakan wajah asing bagi McMenemy selama berkarier di Indonesia, terutama dalam dua tahun terakhir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Keduanya sempat bekerja sama membesut Bhayangkara FC di Liga 1 2017 dan 2018. Kolaborasi McMenemy dan Yeyen bahkan terbilang sukses dengan memberikan gelar Liga 1 2017 dan membawa The Guardians finis di posisi ketiga musim lalu.

Baca:Timnas Indonesia Senior Gelar TC di Australia dan Bali


"Kita ketahui, saya dan Yeyen sudah kenal lama sebagai pelatih. Sebagai orang asing, tentu sangat penting untuk punya orang yang sudah lama kenal dengan Indonesia," kata pelatih 41 tahun itu.
 
"Hubungan saya dengan Yeyen sangat baik. Saya di BFC dua tahun, tahun pertama juara, tahun kedua urutan ketiga. Saya senang dia menerima tawaran ikut di Timnas," sambungnya.
 
Sementara untuk Getuk, Simon menilai keprofesionalannya dibutuhkan di Timnas. Keputusan memilih mantan pelatih Arema FC itu diambil setelah terlibat diskusi yang cukup panjang dengan Yeyen.
 
"Kenapa kita pilih Joko? Karena setelah diskusi dengan Yeyen, melihat bagaimana Joko selama ini mempersiapkan timnya di Arema, dan saya juga tahu setelah beberapa kali BFC melawan Arema, beliau begitu profesional, begitu mencintai pekerjaaanya," terang McMenemy.

Baca juga:Simon McMenemy Umumkan Tim Pelatih Timnas Indonesia


"Ketika dapat rekomendasi dan diskusi segala macam, saya tawarkan pekerjaan ini ke coach Joko. Dia terima dan dia jawab dengan positif, sama halnya dengan pelatih kiper (Alan Haviluddin, pelatih kiper Persipura yang juga ditarik menjadi asisten pelatih Timnas)," pungkasnya.
 
Selanjutnya, Simon McMenemy beserta Yeyen dan Getuk akan memboyong 27 penggawa timnas senior ke Australia dan Bali untuk melakoni pemusatan latihan (Traning Camp) pada 6-21 Maret.
 
Selain mengasah teknik, taktik dan kerja sama antarpemain, dalam pemusatan latihan tersebut, timnas senior juga dijadwalkan melakoni laga uji coba. Salah satu yang sudah dikonfirmasi adalah laga melawan klub Australia, Perth Glory FC, namun tanggalnya belum ditentukan.
 
Pemusatan latihan ini sekaligus jadi persiapan Timnas Indonesia jelang tampil di laga uji coba internasional (FIFA Matchday) melawan tuan rumah Myanmar pada 25 Maret 2019. Laga ini cukup penting mengingat hasil pertandingan tersebut akan memengaruhi posisi Indonesia di rangking FIFA.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:Legenda Liverpool Bicara Nostalgia Istanbul

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif