Dani Alves. (Foto: AFP/Franck Fife)
Dani Alves. (Foto: AFP/Franck Fife)

Cerita Dani Alves soal Aksi Rasialisme di Paris

Bola liga dunia
Medcom • 16 Oktober 2019 18:53
Paris: Bek kanan Brasil, Dani Alves mengungkapkan rasa pahitnya kala membela Paris Saint-Germain. Menurutnya, warga lokal di sana sangat rasialisme.
 
Eks pemain Barcelona itu membeberkan suasana di Paris tak senyaman saat ia berada di Barcelona dan Sevilla. Ia mengatakan, kota Menara Eiffel tersebut penuh dengan tekanan.
 
"Jika kamu pergi ke Paris selama seminggu, itu akan menjadi perjalnanan seru dalam hidupmu. Tetapi, jika lebih lama dari itu, akan menjadi sangat melelahkan. Kota itu penuh tekanan," kata Alves dilansir Goal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Menurutnya, kehidupan di Paris tak jauh persis seperti kota kelahirannya, Sao Paulo. Menurutnya, banyak orang hidup di jalanan dan memiliki rasa tak acuh.
 
"Orang-orang di sana terlihat seperti orang Brasil. Tapi saya lebih suka orang seperti itu dari pada sebaliknya," lanjut Alves.
 
Bek 36 tahun itu kerap menjadi sasaran rasialisme. Sewaktu membela Barcelona, ia pernah dilempari pisang oleh suporter Villarreal saat hendak menendang sepak pojok. (Tino Satrio)
 
Video: Spanyol Lolos ke Piala Eropa 2020
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif