Kegagalan Die Mannschaft dikaitkan dengan penampilan Oezil yang dinilai buruk. Terutama setelah swafotonya bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tersebar di media sosial. Kritikan keras terhadap tingkah laku Oezil semakin deras.
"Bahwa topik ini (swafoto dengan Erdogan) masih ada merupakan satu hal, tapi itu tidak mengalihkan fokus kami di Piala Dunia," ujar Brandt kepada Kicker.
"Itu bukan topik yang dibicarakan di dalam skuat," lanjut winger Bayer Leverkusen tersebut.
Penampilan buruk Jerman dan fakta bahwa Oezil berswafoto dengan pemimpin Turki itu menjadikannya kambing hitam oleh masyarakat Jerman. Bahkan Oezil sempat menjadi sasaran tindakan rasisme oleh sebagian pendukung Jerman dan oknum ofisial DFB (PSSI-nya Jerman).
"Mesut bukanlah alasan kegagalan kami, ia mungkin melakukan beberapa kesalahan, dan dia tidak menampilkan performa terbaiknya. Tapi kami semua juga tidak menampilkan yang terbaik," ujar pemain berusia 22 tahun tersebut.
Video: Kalahkan Vietnam, Timnas Indonesia U-16 Kukuh di Puncak Grup A
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RIZ)