Piala Asia U-19

Piala Asia U-19: Peta Persaingan dan Profil Kontestan Grup A

A. Firdaus 18 Oktober 2018 07:00 WIB
timnas u-19piala asia u-19
Piala Asia U-19: Peta Persaingan dan Profil Kontestan Grup A
Para pelatih di Grup A Piala Asia U-19: Ludovic Batelli (UEA), Bruno Pinheiro (Qatar), Vom Ca Nhum (Taiwan), dan Indra Sjafri (Indonesia). Foto: AFC
Kick off Piala Asia U-19 edisi ke-40 hanya hitungan jam. Dimulai dari Grup A yang akan memainkan laga perdana antara Uni Emirat Arab (UEA) melawan Qatar. Saat dilakukan undian Mei lalu, grup ini bisa dikatakan salah satu grup neraka.

Sebab tiga dari empat tim yang menghuni Grup A ini pernah mencicipi gelar juara Piala Asia. UEA (Juara Piala Asia 2018), Qatar (2014), dan Indonesia (1961).

Bahkan dalam perjalanannya menuju putaran final, UEA dan Qatar sama-sama lolos dengan status juara grup pada kualifikasi tahun lalu. UEA yang dibesut Ludovic Batelli keluar sebagai juara grup A usai menyingkirkan para pesaing mereka. Seperti Oman, Kyrgistan, Nepal, dan Bahrain. 


Sedangkan Qatar menjadi juara Grup C Kualifikasi Piala Asia tahun lalu setelah bersaing dengan Irak dan Lebanon. Tim besutan Bruno Pinheiro ini juga sedang serius menciptakan generasi emas demi bisa unjuk gigi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 nanti.

"Qatar merupakan negara tuan rumah Piala Dunia 2022, mungkin pemain yang ada saat ini dipersiapkan untuk Piala Dunia 2022," ujar pelatih timnas Indonesiaa U-19 Indra Sjafri.

Ucapan Indra Sjafri itu diamini oleh pelatih Qatar, Bruno Pinheiro. Meski begitu, Pinheiro tetap merendah dengan kondisi timnya serta menganggap peta persaingan di grup A ini cukup merata.

"Saya pikir semua tim di Indonesia memiliki ambisi yang sama, yaitu memenangkan gelar. Kami siap untuk bersaing dan tentu saja kami ingin pergi sejauh mungkin," ujar Pinheiro.

Indonesia sendiri sebagai tuan rumah tentu diharapkan bisa memberikan kejutan. Selain dukungan para suporter Merah Putih, komposisi skuat asuhan Indra Sjafri ini juga tak kalah mentereng dibandingkan dua rival di atas.

Satu kontestan lainnya adalah Taiwan. Satu-satunya tim yang belum meraih juara Piala Asia. Meski tak diunggulkan, bukan tak mungkin wakil Asia Timur ini bisa memberikan kejutan. 

"Mengenai Taiwan, sesuai karakter tim Tiongkok, mereka pekerja keras dan akan bermain lepas dengan semua tim di sini," terang Indra. 

Meski begitu, tentunya suporter Indonesia berharap kepada pasukan Indra Sjafri agar bisa memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Sekaligus melupakan segala penampilan buruk mereka ketika melakoni kualifikasi yang berlangsung di Korea Selatan tahun lalu. 

Profil Tim Grup A Piala Asia U-19
-Indonesia

Penampilan di Piala Asia: 16 kali
Prestasi terbaik: Juara 1961
Pemain Bintang: Egy Maulana Vikri
Pelatih: Indra Sjafri

-Uni Emirat Arab
Penampilan di Piala Asia: 13 kali
Prestasi Terbaik: Juara 2008
Pemain Bintang: Khalfan Hassan
Pelatih: Ludovic Batelli

-Qatar
Penampilan di Piala Asia: 14 kali
Prestasi terbaik: Juara 2014
Pemain Bintang: Khalid Waleed
Pelatih: Bruno Pinheiro

-Taiwan
Penampilan di Piala Asia: 10 kali
Prestasi terbaik: Tempat ketiga
Pemain Bintang: Wang Chung-yu
Pelatih: Vom Ca Nhum

Kerangka Skuat Timnas di Piala AFF Mulai Terbentuk




(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id