Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso. (Foto: MI/Puji Santoso)
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso. (Foto: MI/Puji Santoso)

Aji Santoso Berharap Timnas Tidak Memaksakan Saddil

Bola liga dunia timnas indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 07 November 2018 18:38
Lamongan: Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso menyarankan agar Timnas Indonesia tak memaksakan untuk memakai Saddil Ramdani pada Piala AFF 2018. 

Sebab, Saddil tidak bisa mengikuti serangkaian program latihan tim Garuda sebelumnya pasca tersangkut kasus penganiayaan.

"Menurut saya ada banyak pertimbangan kalau seumpama timnas pakai Saddil. Dia sudah beberapa hari tidak latihan," kata Aji, Rabu 7 November 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Saddil sudah beberapa hari tidak latihan karena ada urusan. Saddil tidak latihan, tidurnya malam-malam, saya yakin dia tidak fit," tambahnya. Aji menjelaskan, Saddil telah menghadap ke Timnas Indonesia. Upaya itu dilakukan pemain berusia 19 tahun ini untuk memenuhi etika dan aturan.

"Menurut saya lebih baik jika tidak dibawa. Paling tidak Saddil menghadap ke pelatih (timnas) ini secara etika menunjukkan bahwa Saddil kalaupun tidak dipakai, tidak apa-apa," ujar Aji.

"Yang penting menurut aturan sudah benar Saddil menghadap ke pelatih. Jadi feeling saya sih menghadap kesana itu bagus, menurut saya juga akan lebih bagus kalau tidak diberangkatkan," pungkasnya.

Baca: Profil Timnas Malaysia: Mewaspadai Kejutan Harimau Malaya


Sebagai informasi, Polres Lamongan telah mengabulkan penangguhan penahanan Saddil. Sebelumnya, Saddil dilaporkan atas kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial, ASR.

Sebelumnya diberitakan, pemain Persela Lamongan, Saddil Ramdani ditahan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap mantan pacarnya, ASR. Penganiayaan dilakukan di belakang mes Persela pada Rabu, 31 Oktober 2018.

Kejadian bermula saat ASL mendatangi Saddil di mes Persela di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Lamongan sekitar pukul 18.30 WIB, dua hari lalu. Mereka bertemu di area belakang mes. ASL meminta handphone miliknya yang dibawa Saddil.

Setelah dikembalikan, cekcok terjadi antara Saddil dengan ASL. Beberapa saat kemudian Saddil masuk ke mes. ASL berusaha menghalangi dengan menggedor-gedor pintu mes.

Saddil memukul perempuan berusia 19 tahun tersebut. ASL mengalami luka robek pada bawah mata kanan. Atas kejadian itu, Saddil disangkakan tindak pidana Penganiayaan atau Penganiayaan Ringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP atau pasal 352 KUHP.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Masyarakat Antusias Sambut Piala AFF 2018


(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi