"Mesut (Oezil) telah menjadi pemain yang hebat di timnas selama delapan tahun, tapi satu setengah tahun belakangan saya tidak menyukainya (performa). Tapi saya mengkritisi saya untuk performanya, hal lain tidak membuat saya tertarik,' ujar Matthaus seperti dikutip Daily Mail.
"Dari perspektif olahraga, bahkan jika terdengar kejam, pensiunnya Oezil bukanlah suatu kehilangan, tapi kesempatan untuk berubah. Ini tidak bisa diselesaikan dengan lebih baik, terlebih banyak orang terlibat. Menyedihkan rasanya karena ini tidak berjalan baik, karena Oezil telah memberikan banyak hal untuk sepak bola Jerman," imbuhnya.
Oezil sempat membuat geger publik sepak bola Jerman bahkan dunia setelah menyatakan bahwa dirinya menerima perlakuan hinaan rasial dari publik Jerman dan oknum ofisial DFB (PSSI-nya Jerman) setelah swafoto dirinya bersama presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bersama Ilkay Gundogan dan Cenk Tosun.
"Topik ini (swafoto Oezil) telah diremehkan sejak awal, bahkan oleh DFB. Siapapun bisa mengambil foto apapun sesuka mereka, tapi kemudian mereka harus siap menghadapi kritik dan memberi jawaban, persoalan ini terlalu lama diselesaikan," tambahnya.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
Video: Ronaldo Jalani Latihan Perdana Bersama Juventus
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)