Mantan Presiden UEFA (Foto: AFP/Valery Hache)
Mantan Presiden UEFA (Foto: AFP/Valery Hache)

Terlibat Kasus Suap Piala Dunia 2022, Mantan Presiden UEFA Ditangkap

Bola piala dunia liga dunia fifa piala dunia 2022
Muhammad Al Hasan • 18 Juni 2019 17:32
Paris: Mantan Presiden UEFA Michel Platini ditangkap polisi. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.
 
Kementerian Hukum Perancis mengatakan Michel ditangkap langsung oleh kepolisian di sebuah rumah di Nanterre, pinggiran kota Paris, Selasa 18 Juni pagi hari waktu setempat.
 
"Ia dibawa untuk diinterogasi di Kantor Anti-Korupsi Kepolisian Yudisial. Setelah ditanyai, dia ditahan," kata Kementrian Hukum dikutip Omnisport.

Baca: Bungkam Vietnam, Timnas Futsal Indonesia U-20 Lolos ke Semifinal


Sementara itu, media Perancis Le Monde mengatakan penahanan dilakukan menyusul hasil penyelidikan yang menemukan bukti bahwa Platini turut hadir dalam sebuah pertemuan dengan mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Putera Mahkota Qatar Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Thani.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Pertemuan itu dilakukan hanya beberapa hari sebelum pemungutan suara untuk memutuskan negara mana yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
 
Rekam jejak Platini sendiri terbilang cukup suram. Platini pernah dilarang dari aktivitas persepakbolaan selama empat tahun akibat melanggar kode etik FIFA setelah diketahui menerima suap dari mantan dari mantan presiden FIFA Sepp Blatter pada tahun 2011.
 
Platini selalu berkilah dan mengaku tidak bersalah. Hingga Mei, ia mengakui perbuatannya itu karena dipaksa oleh Blatter.

Baca: Suarez Ogah Komentari Isu Griezmann ke Barcelona


Pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 cukup kontroversi. Terpilihnya Qatar mendatangkan banyak kontra daripada pro.
 
Baik media, pengamat sepakbola, pakar dan kelompok HAM menolak Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Mereka menilai Qatar memiliki banyak kekurangan diantaranya sejarah sepakbola Qatar yang terbatas, biaya yang mahal, iklim, hingga catatan hak asasi manusia Qatar.
 
Dugaan suap dari operator turnamen asal negeri minyak kepada anggota eksekutif FIFA pun mencuat. Hingga akhirnya penyelidikan dilakukan untuk mencari kebenarannya. (Goal)
 

Video: Liverpool Ingin Tukar Mohamed Salah dengan Nicolas Pepe
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif