Sejumlah suporter melompati pagar pembatas saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Sejumlah suporter melompati pagar pembatas saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Tiga Suporter Indonesia Ditahan Polisi Malaysia

Bola timnas indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia
Kautsar Halim • 21 November 2019 20:02
Kuala Lumpur: Tiga suporter Indonesia ditahan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) terkait pertandingan Malaysia kontra Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa 19 November lalu.
 
Timnas Malaysia menjamu Indonesia untuk memainkan laga kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Pertandingan tersebut dimenangkan tuan rumah dengan skor, 2-0.
 
Ketua Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM) Luki Ardianto menginformasikan ada tiga suporter Tanah Air yang ditahan PDRM, yakni Andreas Setiawan, Iyan Ptada Wibowo dan Rifki Chorudin. Ketiganya sama-sama berasal dari Bali.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Namun, lanjut Luki, mereka ditahan bukan karena insiden ricuh antar suporter saat pertandingan berlangsung. Mereka ditangkap di pintu pemeriksaan dengan dugaan kasus teror bom di media sosial.
 
"Mereka bukan anggota aliansi (ASIM) dan ditangkap saat di pintu pemeriksaan," katanya.
 
Meski begitu, Luki menerangkan bahwa ASIM telah meminta bantuan pengacara Muhammad Dwi Harsanto Djamal untuk menangani kasus ini. Kemudian kabarnya, Polda Bali juga akan menurunkan tim kalau pihak kedutaan belum bisa menangani.
 
"Info dari PSSI, mereka sudah meminta bantuan ke KBRI dan menyerahkan urusan yang masih ditahan di KBRI," ujar Luki.
 
Sementara itu, pengurus ASIM Agus Puwanto mengatakan pihaknya belum bertemu dengan pejabat KBRI Kuala Lumpur karena mereka minta surat terlebih dahulu. Namun, ia mendapat informasi jika pihak kedutaan sudah memantau.
 
"Kalau kami terus berusaha memantau di Kantor Polisi atau IPD Cheras," kata pria asal Madiun tersebut.
 
Pengacara Muhammad Dwi Harsanto Djamal ketika dikonfirmasi mengatakan penahanan tiga suporter diperpanjang. Terdapat kemungkinan mereka akan menjalani persidangan.
 
"Besok disambung reman (penahanan sebelum di pengadilan). Belum tahu di mahkamah mana, saya juga belum bertemu dengan suporter yang ditahan," kata Dwi. (ANT)
 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif