Di Maria Selamatkan PSG dari Kekalahan atas Napoli
Pemain PSG, Angel Di Maria, merayakan golnya bersama sang pelatih, Thomas Tuchel (AFP/Anne-Christine Poujoulat)
Paris: Napoli harus melihat keunggulan satu gol mereka sirna di pengujung laga. Gol telat Angel Di Maria di menit 93 menyelamatkan muka tuan rumah Paris Saint-Germain. PSG sukses mengimbangi Napoli dengan skor 2-2 pada matchday ketiga Liga Champions, Kamis 25 Oktober, dini hari tadi.

Bermain di kandang sendiri, Parc des Princes, Le Parisiens bermain agresif. Laga belum genap berlangsung 10 menit, PSG telah membombardir pertahanan Partenopei melalui trisula maut mereka, Neymar da Silva, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani. Namun penyelesaian akhir yang buruk gagal membuahkan hasil bagi skuat asuhan Thomas Tuchel.

PSG kembali menciptakan peluang di menit 17. Namun sepakan Cavani memanfaatkan umpan terobosan Neymar masih bisa diamankan Ospina.


Napoli nyaris membuka keunggulan pada menit 24. Sayang sepakan Mertens memanfaatkan umpan silang Mario Rui masih mengenai mistar gawang PSG yang dikawal Areola.

Semenit kemudian Napoli kembali mendapatkan peluang. Umpan Hamsik menemui Callejon yang tidak terkawal di sisi kiri pertahanan PSG. Namun bola hasil sepakan pemain Spanyol itu masih lemah dan dapat diamankan dengan mudah oleh Areola.

Mimpi buruk bagi PSG. Meski menguasai jalannya pertandingan, mereka harus kebobolan lebih dulu di menit 29. Insigne mencetak gol setelah memanfaatkan umpan terobosan Jose Callejon.

Tertinggal satu gol, PSG semakin gencar menyerang. Mbappe nyaris mencetak gol penyeimbang di menit 38. Mendapat umpan dari Neymar, Mbappe melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis Ospina.

Hingga wasit mengakhiri babak pertama, skor 0-1 untuk keunggulan Napoli masih bertahan.

Melihat pertahanan timnya mudah ditembus, Tuchel melakukan perubahan. Pelatih asal Jerman itu mengganti Bernat dengan Kehrer.

PSG masih mendominasi laga di babak kedua. Tapi penampilan Ospina di bawah mistar gawang Napoli, kerap membuat para pemain tuan rumah gigit jari.

Petaka menimpa Napoli di menit 61 setelah Mario Rui menceploskan gol ke gawang sendiri. Bermaksud menghalau umpan silang Meunier, Rui justru membelokkan bola ke gawang sendiri.

Tuchel melakukan pergantian keduanya. Melihat sang lawan kesulitan menghadapi kecepatan timnya, Tuchel memutuskan untuk menarik Cavani dan memasukkan Draxler.

Napoli kembali memimpin di menit 77. Mertens mencetak gol setelah sepakan Fabian Ruiz yang diblok Marquinhos mengarah kepadanya. Tanpa ampun Mertens melepaskan tembakan keras tanpa bisa dihalau Areola.

Gol penyeimbang yang dicari PSG akhirnya datang di menit 90+3. Draxler menyodorkan umpan matang kepada Di Maria yang melepaskan tendangan placing dan tidak mampu digapai ditepis Ospina.

Skor 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Hasil ini membuat posisi Napoli turun ke peringkat dua Grup C dan PSG turun ke peringkat tiga. Sementara posisi puncak ditempati Liverpool yang menang telak 4-0 atas Red Star Belgrade.

Susunan pemain:
PSG (4-2-3-1)
: Alphonse Areola; Thomas Meunier, Thiago Silva (C), Marquinhos, Juan Bernat; Marco Veratti, Adrien Rabiot; Kylian Mbappe, Neymar, Angel Di Maria; Edinson Cavani

Napoli (4-3-3): David Ospina; Nikola Maksimovic, Raul Albiol, Kalidou Koulibaly, Mario Rui; Allan, Marek Hamsik (C), Fabian Ruiz; Jose Callejon, Dries Mertens, Lorenzo Insigne

Video: Kalahkan UEA, Indonesia Lolos ke 8 Besar Piala AFC U-19

 



(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id