medcom.id, London: Arsenal yang menjamu tamunya Swansea City di Emirates Stadium, Rabu (26/3) dini hari, gagal meraih poin penuh saat kemenangan yang sudah didepan mata pupus akibat gol bunuh diri Mathieu Flamini di menit 90.
Arsenal tertinggal lebih dulu dari gol Wilfried Bony di menit 11. Berawal dari umpan silang Neil Taylor, Bony sukses menyundul bola yang menembus gawang Szczesny.
Arsenal yang terus menyerang sepanjang babak pertama gagal mebuat gol. Sejumlah peluang dari Oliver Giroud, Santi Cazorla dan Oxlade Chamberlain masih gagal menjadi gol. Hingga turun minum skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu.
Di babak kedua, Arsenal yang dituntut menang jika ingin memiliki peluang merebut gelar Liga Inggris musim ini, memulainya dengan baik.
Menguasai jalannya pertandingan, namun tidak ada gol yang tercipta. Wenger pun memasukan Lukas Podolski menggantikan Oxlade Chamberlain di menit 70. Hasilnya, baru tiga menit memasuki lapangan penyerang asal Jerman tersebut berhasil mengoyak gawang Swansea yang dijaga Vorm. Skor 1-1.
Selang semenit, Lukas Podolski layak disebut super sub karena umpannya di kotak penalti Swansea berhasil dikonversi Oliver Giroud menjadi gol. Arsenal berbalik memimpin dengan skor 2-1.
Terus jual beli serangan, kedua tim tidak berhasil mencetak gol. Petaka buat Arsenal terjadi saat gelandang Swansea Leon Britton berhasil menerobos kotak penalti. Upaya Szczesny yang mencoba menutup pergerakan pemain mungil tersebut justru bolanya memantul ke kaki Flamini dan gol. Bola masuk ke gawang sendiri. Skor 2-2.
Kemenangan yang sudah di depan mata pun sirna. Hingga wasit L. Probert meniup peluit panjang, skor 2-2 tetap menjadi hasil akhir pertandingan. Jalan terjal buat Arsenal untuk terus bersaing di papan atas Liga Inggris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RIZ)