Spurs menghadapi Chelsea di Stadion Stamford Bridge pada laga lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu 1 April. Saat itu, mereka berhasil menutup laga dengan skor kemenangan, 1-3.
Chelsea sempat unggul lebih dulu lewat gol Alvaro Morata pada menit ke-30. Namun Spurs membalasnya melalui gol Christian Eriksen (menit 45+1) dan Dele Alli (menit 62 dan 66).
Klik: Madura United Waspadai Semangat Juang PS Tira
Menurut Pochettino, salah satu kunci keberhasilan timnya adalah dengan melakukan tiga pergantian pemain ketika unggul. Strategi itu dianggap sukses karena The Blues sempat meningkatkan intensitas serangan.
"Kami mendominasi permainan tapi Chelsea tetap bisa menciptakan peluang dan mencetak gol. Meski begitu, kami tampil lebih baik pada babak kedua dan pantas untuk menang," kata Pochettino seusai laga.
"Kami mencoba mengganti pemain pada babak kedua agar lebih kompak dan bisa menguasai bola. Itu seperti sebuah keputusan yang tepat ketika kami keluar sebagai pemenang," tambahnya.
Klik: Tottenham Permalukan Chelsea di Stamford Bridge
Kemenangan ini berarti besar bagi Spurs. Sebab, selain mendapat tambahan tiga poin, The Lilywhites juga belum pernah menang di Stadion Stamford Bridge selama 28 tahun.
"Setelah 28 tahun berlalu, tentu penting bisa menang di sini. Ini hari bahagia untuk semua, khususnya para pemain dan suporter. Kami sangat bangga," pungkas Pochettino.
Saat ini, Spurs berada di posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 64 poin. Mereka hanya berselisih dua poin dengan Liverpool yang berada di urutan ketiga. Sementara itu, Chelsea makin betah di posisi kelima dengan kumpulan 56 poin. (sportsmole)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KAU)