Kejadian itu terjadi menjelang penutupan bursa musim panas 2016. Mahrez berdalih ingin tetap di King Power Stadium demi menghindari konflik antara dirinya dengan Leicester.
"Ada kontak dengan Arsenal. Tapi Leicester menginginkan saya untuk bertahan dan saya sangat terkesan atas upaya klub. Saya tidak ingin menciptakan konflik ketika penawaran itu datang," ujar Mahrez.
"Secara pribadi, saya berpikir itu adalah hal yang bagus jika saya bertahan. Sekarang waktunya untuk saya mengembangkan kemampuan saya lagi bersama Leicester," terangnya.
Agar tak kehilangan bintang mereka, Leicester langsung memagari Mahrez dengan perpanjangan kontrak. Saat ini pemain berusia 25 tahun itu menjadi milik The Foxes hingga Juni 2020.
Mahrez bukan satu-satunya pemain Leicester yang menjadi target Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu. Sebelumnya, klub yang diarsiteki Arsene Wenger ini juga mengincar Jamie Vardy, namun hasilnya nihil. Vardy memilih untuk tetap berada di bawah asuhan Claudio Ranieri. (Canal Football Club)
Video: Skuad Termahal Musim 2016/2017
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(FIR)
