Kemudian, tidak hanya itu, bagi para penonton yang tidak kedapatan menyentuh spanduk tersebut juga dibagikan selebaran berwarna putih biru dengan tulisan "Tidak ada rasisme di Bridge (Stadion Chelsea), cara itu yang kami suka".

Kalimat tersebut tentu identik dengan insiden rasis yang mengarah kepada Chelsea beberapa hari lalu. Saat itu, ketika "The Blues" bertandang ke Paris untuk melakoni Liga Champions kontra Paris Saint Germain (PSG), sekelompok fannya terbukti melakukan tindakan rasis kepada salah satu penumpang kereta berkulit gelap.
Mereka meneriakkan yel-yel Chelsea kepada pria tersebut sambil berteriak kalau mereka adalah fan Chelsea dan memang suka dengan tindakan rasis. Sialnya, aksi mereka sempat terekam oleh salah satu video milik penumpang lainnya sehingga dapat dengan mudah untuk dikenali dan dilakukan pengejaran.
Sejauh ini, kasus itu masih dalam penyelidikan dan sekelompok fan Chelsea yang melakukan aksi tersebut diketahui berjumlah lima orang. Josh Parson, salah satu anggota kelompok begundal tersebut berasal dari golongan menengah ke atas.

Selain para penonton, yang memberi dukungan dengan sikap anti rasis. Para pemain Chelsea juga mengenakan jersey warming-up bertuliskan "Dukung Chelsea, Dukung Persamaan". (metro.co.uk)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KAU)