Ribuan fan fanatik Galatasaray memenuhi kota London saat pasukan Cesare Prandelli bertamu ke Emirates Stadion, kandang Arsenal pada matchday 2 penyisihan Grup D Liga Champions, Kamis 2 Oktober 2014 dini hari tadi WIB.

(Fan Galatasaray memadati terowongan menuju ke kawasan Emirates Stadium/Dailymail)
Mereka berjalan berbondong-bondong menuju stadion sehingga membuat jalan macet. Tak hanya itu, mereka juga menyalakan flare (cerawat) saat dalam perjalanan menuju stadion. Kabarnya, mereka juga sempat berbuat onar.

(Beberapa cerawat dinyalakan fan Galatasaray di tengah pertandingan/Dailymail)
Aksi mereka tak berhenti sampai di situ. Di dalam stadion, ribuan fan ini kembali berulah. Beberapa cerawat kembali dilemparkan ke dalam stadion sehingga cukup mengganggu jalannya pertandingan.

(Nyala dari cerawat terus mewarnai jalannya pertandingan/Dailymail)
Kapten tim, Wesley Sneijder bahkan harus turun tangan untuk meminta para fan menghentikan aksinya itu. Kiper Fernando Muslera juga sempat tertangkap kamera tengah memindahkan cerawat yang dilemparkan ke dalam stadion. Pertandingan itu sendiri berakhir 4-1 untuk kemenangan The Gunners.

(Kiper Galatasaray Fernando Muslera ikut menyingkirkan cerawat yang masuk ke stadion/Dailymail)
Akibat tindakan tersebut, pihak kepolisian Metropolitan London terpaksa mengambil tindakan. Enam orang fan Galatasaray diamankan, di mana dua diantaranya dijebloskan ke tahanan karena memasuki lapangan dengan membawa menyalakan cerawat.
"Kami memperhatikan sejumlah cerawat yang dinyalakan dan dilemparkan ke dalam lapangan. Ada juga beberapa cerawat menyala yang dilemparkan di jalan Tollington Arms on Hornsey Road," ujar juru bicara kepolisian Metropolitan London.
"Polisi akan mempelajari rekaman gambar CCTV dari dalam stadion dan juga di jalan-jalan sekitar stadion," tandasnya.

(Pihak kepolisian yang berjaga di dalam stadion juga tak lepas dari lemparan cerawat/Dailymail)
Akibat ulah fan-nya ini, kubu Galatasaray terancam mendapat sanksi dari UEFA. Seperti diketahui, menyalakan cerawat, apalagi melemparkannya ke dalam lapangan merupakan hal yang dilarang oleh otoritas sepak bola Eropa tersebut.
Kemungkinannya, klub raksasa Turki itu akan mendapat sanksi denda dan juga larangan fan untuk datang ke stadion. (Dailymail)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ACF)