medcom.id, Liverpool: CEO Liverpool Ian Ayre mengklaim bakal sulit bagi para mantan staf kepelatihan era Brendan Rodgers untuk bisa bergabung dibawah asuhan Juergen Klopp. Sejauh ini, kata Ian, pembicaraan yang menjurus terkait hal tersebut belum pernah terjadi.
"Sama seperti hari sebelumnya, pasti bakal ada beberapa perubahan yang terjadi. Tapi, sejauh ini kami belum melihat Klopp bersama stafnya untuk membicarakan hal itu," ujar Ian.
Klopp yang berasal dari Jerman berhasil direkrut setelah Liverpool menyepakati nilai kontrak dan persyaratan yang ia minta. Beberapa di antara persyaratan itu adalah membubarkan dewan transfer Liverpool atau memilih staf-staf pelatih yang bakal membantunya.
Sementara ini, sinyal perekrutan staf pelatih Liverpool lebih dipercayakan kepada mantan staf kepelatihan Dortmund, Zeljko Buvac dan Peter Krawietz. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan bagi Klopp untuk merekrut orang yang benar-benar mengerti Liverpool. Sayangnya, menurut rumor yang beredar, Klopp lebih senang merekrut para legenda Liverpool ketimbang staff kepelatihan di era Rodgers.
Jamie Carragher dan Robbie Fowler adalah dua nama legenda Liverpool yang digadang-gadang bakal menemani Klopp.
"Semua keputusan itu akan ditentukan oleh Juergen. Tapi, saya pikir hari ini dan dalam jangka waktu ke depan baru bisa kita dapatkan sosok seperti apa yang akan diajak bekerja sama. Hal itu tergantung bagaimana ia menilai situasi di sini (Liverpool)," tutup Ian.
Klopp masih punya waktu sembilan hari lagi untuk menyusun komposisi kepelatihannya dan meracik para pemain di Anfield. Waktu untuknya semakin mepet karena The Reds sudah dijadwalkan menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion White Hart Lane, pada Sabtu 17 Oktober mendatang. (Sportmole)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KAU)
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan