Leicester yang masih tampil menawan hingga kini, sempat tidak terkalahkan pada bulan lalu. Rinciannya, satu pertandingan diselesaikan dengan hasil imbang, sementara tiga sisanya berakhir dengan kemenangan.
Kemenangan besar sempat diraih The Foxes ketika menaklukkan Swansea City pada akhir April. Saat itu, mereka berhasil mencetak empat gol tanpa balas di markas kebanggannya, Stadion King Power.
Lukisan mural raksasa Claudio Ranieri yang berada di Kota Leicester. (AFP PHOTO / GLYN KIRK)

Hasil tersebut bisa dibilang sebagai bentuk balas dendam Leicester, karena mereka sempat ditahan imbang West Ham United dengan skor, 2-2. Selain harus berbagi poin, striker tersubur Leicester Jamie Vardy juga harus diganjar kartu merah melalui laga tersebut.
Kepastian Leicester sebagai juara musim ini baru diketahui setelah Chelsea ditahan imbang Tottenham Hotspurs pada pekan ke-36. Hasil tersebut sangat menentukan, karena artinya Spurs yang berstatus sebagai rival terdekat sudah tidak dapat menyalip poin The Foxes.
Upacara penyerahan trofi juara untuk Leicester City sempat terselenggara dengan meriah pada akhir pekan lalu. Selain dirangkai dengan berbagai acara pembukaan yang menarik, momen spesial itu juga dilakukan setelah Leicester berhasil menghabisi Everton dengan skor, 3-1. (sportmole)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KAU)
