Ciro Ferrara (Foto: AFP)
Ciro Ferrara (Foto: AFP)

Ciro Ferrara, Tembok Kokoh Azzurri dengan Segudang Prestasi

Bola calcio legend
A. Firdaus • 17 Mei 2016 18:04
Profil Pemain Tim Calcio Legend: Ciro Ferrara
 
medcom.id, Jakarta:
Hanya memiliki pengalaman membela dua klub dalam dua dekade lebih, tak jarang dipunyai oleh seorang pemain. Tapi Ciro Ferrara pernah merasakannya.
 
Tercatat sepanjang 21 musim kariernya bermain sebagai pesepak bola profesional, Ferrara hanya pernah membela dua klub saja, yaitu Napoli dan Juventus.

Meski begitu, pria yang sempat menjadi bagian Timnas Italia ini punya banyak prestasi. Tercatat ada 20 gelar yang pernah ia raih selama aktif di lapangan hijau sebagai pemain.
 
Ferrara merupakan salah satu bek berharga yang pernah dimiliki Azzurri. Pria yang lahir di Naples itu sempat memulai karier bersama klub tanah kelahirannya selama satu dekade.
 
Bukan hanya menjaga pertahanan tim dari serangan musuh, Ferrara juga memaksimalkan perannya sebagai bek yang rajin mempersembahkan gol untuk klubnya. Tak ayal, ia telah membantu Napoli mempersembahkan dua gelar scudetto, sebuah gelar Piala UEFA, Coppa Italia, dan Piala Super Italia.
 
Mengakhiri kontrak dengan Napoli, justru menjadi awal kesuksesan buat Ferrara saat tergabung bersama Juventus pada musim 1994. Pria berusia 49 tahun ini bahkan langsung tancap gas dengan membawa Juve meraih scudetto pada musim debutnya di Turin.
 
Tak hanya itu, Ferrara juga tergabung pada era keemasan Bianconeri dengan meraih titel Liga Champions pada 1995-1996. Termasuk juara Piala Intercontinental pada 1996 yang kini disebut Piala Dunia Antarklub.
 
Musim 2005, menjadi akhir karier Ferrara. Ia memutuskan pensiun pada Mei 2005 di usia 38 tahun. Ketika itu Ferrara hanya membuat empat penampilan di Serie-A.
 
Usai menyatakan gantung sepatu, Ferrara mencoba peruntungannya dengan menjajal sebagai pelatih. Salah satu upayanya adalah dengan menjadi asisten pelatih Marcelo Lippi saat menangani Timnas Italia di Piala Dunia 2006. Saat itu ia menjadi salah satu yang menjadi kesuksesan Fabio Cannavaro dan kawan-kawan mengangkat trofi Piala Dunia di Jerman.
 
Tekad dan keyakinan menjadi pelatih menjulang tinggi di benak Ferrara, sebab pengalamannya menjadi asisten Lippi dalam membawa Italia juara dunia.
 
Tapi keberuntungannya hanya isapan jempol. Pasalnya saat pertama kali menjadi pelatih bersama Juventus, kariernya kurang cemerlang. Dia dipecat manajemen Bianconeri karena menelan lima kekalahan dari enam pertandingan. Akhirnya Ferrara dipecat setelah enam pekan spekulasi terdepaknya beredar.
 
Ferrara enggan pesimis begitu saja, ia coba kembali melatih. Kali ini Sampdoria mengangkat Ferrara sebagai allenatore mereka. Tapi lagi-lagi nasib apes menggelayutinya. Hanya 15 pekan menukangi Il Samp, Ferrara kembali menerima kabar pemecatan. Dari 15 laga, ia menelan tujuh kali kekalahan.
 
Kini Ferrara coba menyibukkan diri sebagai salah satu orang yang peduli akan sekelilingya. Dia bersama sahabatnya, Fabio Cannavaro mendirikan yayasan yang peduli dengan penderita kanker.
 
Dan pada akhir pekan ini, sosok Ferrara yang merupakan tembok besar yang pernah dimiliki Azzurri bakal mendatangi Indonesia. Tergabung dalam Calcio Legends, Ferrara akan melawan Primavera Baretti yang bermaterikan para legenda Indonesia yang pernah berguru di Negeri Pizza.
 
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu 21 Mei mendatang.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(FIR)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan